Dua Wanita India yang Masuk Kuil Suci Memohon Perlindungan Negara

Kompas.com - 17/01/2019, 23:45 WIB
Kuil Dewa Ayyappa di Sabarimala, Kerala, India. (AFP/Arun Sankar) Kuil Dewa Ayyappa di Sabarimala, Kerala, India. (AFP/Arun Sankar)

NEW DELHI, KOMPAS.com - Dua perempuan yang telah memasuki salah satu kuil paling suci umat Hindu awal Januari lalu, kini mengajukan permohonan perlindungan ke pengadilan tinggi India.

Melalui pengacara mereka, Indira Jaising, dua perempuan India yang dikenal media sebagai Kanakadurga dan Bindu Ammini, telah mengajukan permohonan perlindungan oleh negara karena merasa keselamatan jiwa mereka kini terancam.

Kedua perempuan itu diberitakan telah mematahkan tabu selama berabad-abad dengan memasuki Kuil Sabarimala di negara bagian Kerala.

Keduanya berhasil mencapai kuil berlapis emas di puncak bukit itu dengan kawalan petugas polisi pada 2 Januari lalu sekitar pukul 03.45 dini hari.


Baca juga: Kisruh karena Wanita Masuk Kuil Suci, Polisi India Tangkap 750 Orang

Akibat tindakan dua perempuan berusia 40-an tahun itu, kelompok umat Hindu yang konservatif terlibat perselisihan dengan massa aktivis perempuan, hingga menimbulkan satu korban tewas. Bentrok juga terjadi antara massa aksi dengan aparat kepolisian.

Massa umat Hindu yang konservatif juga disebut mengincar Kanakadurga dan Bindu Ammini, sehingga keduanya harus bersembuyi dan berpindah-pindah tempat persembunyian hingga sampai 10 kali.

Di tengah upaya bersembunyi, salah satu wanita, Kanakadurga memutuskan untuk kembali ke rumah di India selatan pada Selasa (15/1/2019).

Namun alih-alih disambut gembira oleh keluarga, Kanakadurga dilaporkan justru mendapat perlakuan kasar dari ibu mertuanya.

Dia disebut dipukuli oleh ibu mertuanya menggunakan balok kayu hingga menimbulkan luka dan dia pun dibawa ke rumah sakit.

Atas situasi itu, pada Kamis (17/1/2019), pengacara kedua perempuan itu, Indira Jaising, mengajukan kepada pengadilan tinggi negara untuk memberikan perlindungan kepada Kanakadurga dan juga Ammini.

Baca juga: Balik ke Rumah, Wanita India yang Masuk Kuil Suci Malah Dipukul Mertua

Mahkamah Agung India, pada September 2018 lalu telah membatalkan larangan terhadap wanita usia menstruasi untuk memasuki kuil suci. Keputusan tersebut mendapat penolakan dari umat Hindu konservatif di India.

Usai terjadi kericuhan yang sampai menimbulkan korban jiwa, pihak Mahkamah Agung dilaporkan bakal segera menggelar sidang membatalkan pencabutan larangan tersebut.

Kuil Sabarimala merupakan salah satu pusat ziarah paling terkenal di India. Kuil itu terletak di pegunungan Ghats Barat, negara bagian Kerala, pada ketinggian 814 meter di atas permukaan laut.

Tempat suci tersebut hanya dapat diakses dengan berjalan kaki dari Pamba sejauh 4 kilometer.

Semua warga dari berbagai kasta diperboleh masuk ke kuil suci dengan syarat telah memenuhi ritual 41 hari menjalankan vratha, yakni tidak melakukan seks, tidak makan daging maupun minuman keras, bahkan tidak bercukur, serta membawa persembahan.

Kuil tersebut merupakan tempat suci yang didedikasikan bagi Dewa Sri Ayyappa.

Baca juga: Kisah Kuil Suci Sabarimala di India yang Terlarang bagi Perempuan



Terkini Lainnya

Demi Kalahkan Oposisi, Pengusaha Tambang Australia Beriklan Rp 550 Miliar

Demi Kalahkan Oposisi, Pengusaha Tambang Australia Beriklan Rp 550 Miliar

Internasional
Hilang Kesabaran, Duterte Bakal Sewa Kapal untuk Kirim Sampah Kanada

Hilang Kesabaran, Duterte Bakal Sewa Kapal untuk Kirim Sampah Kanada

Internasional
Ayah Raja Malaysia Wafat pada Usia 88 Tahun

Ayah Raja Malaysia Wafat pada Usia 88 Tahun

Internasional
Masukkan Kabel 'Charger' ke Mulut, Bocah 2 Tahun Tewas Tersetrum

Masukkan Kabel "Charger" ke Mulut, Bocah 2 Tahun Tewas Tersetrum

Internasional
Ibu Ini Bangun dari Tidur, Tenggelamkan Bayinya, dan Kembali Tidur

Ibu Ini Bangun dari Tidur, Tenggelamkan Bayinya, dan Kembali Tidur

Internasional
Sebelum Meninggal, Mantan Pegulat WWE Ingin Sumbang Otak untuk Penelitian

Sebelum Meninggal, Mantan Pegulat WWE Ingin Sumbang Otak untuk Penelitian

Internasional
Rekam Video Porno di Gerbong Kosong, Staf Kereta di Jerman Dipecat

Rekam Video Porno di Gerbong Kosong, Staf Kereta di Jerman Dipecat

Internasional
Karyawan McDonald's di AS Tuntut Perusahaan Atasi Pelecehan Seksual

Karyawan McDonald's di AS Tuntut Perusahaan Atasi Pelecehan Seksual

Internasional
Dubes Inggris untuk Indonesia Ucapkan Selamat atas Kemenangan Jokowi-Ma'ruf

Dubes Inggris untuk Indonesia Ucapkan Selamat atas Kemenangan Jokowi-Ma'ruf

Internasional
Hari Ini dalam Sejarah: Pasta Gigi dalam Tabung Diperkenalkan

Hari Ini dalam Sejarah: Pasta Gigi dalam Tabung Diperkenalkan

Internasional
Foto Bugilnya Tersebar, Hakim Ini Terpaksa Pensiun

Foto Bugilnya Tersebar, Hakim Ini Terpaksa Pensiun

Internasional
Wanita di India Pakai Kotoran Sapi untuk Lindungi Mobilnya dari Udara Panas

Wanita di India Pakai Kotoran Sapi untuk Lindungi Mobilnya dari Udara Panas

Internasional
Tiga Maskapai China Tuntut Ganti Rugi dari Boeing

Tiga Maskapai China Tuntut Ganti Rugi dari Boeing

Internasional
Koloni 80.000 Lebah Hidup di Dinding Kamar Tidur Keluarga Ini

Koloni 80.000 Lebah Hidup di Dinding Kamar Tidur Keluarga Ini

Internasional
Pemilu India: Mesin Elektronik dan Penghitungan Suara Satu Hari

Pemilu India: Mesin Elektronik dan Penghitungan Suara Satu Hari

Internasional

Close Ads X