Kompas.com - 15/01/2019, 09:45 WIB
Presiden Brasil Jair Bolsonaro. AFP / NELSON ALMEIDAPresiden Brasil Jair Bolsonaro.

CARACAS, KOMPAS.com - Presiden Venezuela Nicolas Maduro menjuluki presiden baru Brasil, Jair Bolsonaro sebagai Hitler di era modern.

Pernyataan tersebut disampaikan Maduro dalam pidato tahunannya di hadapan Majelis Konstituen, empat hari setelah dia dilantik untuk masa jabatan keduanya yang kontroversial.

"Bolsonaro adalah Hitler di era modern. Itulah dia. Bedanya, dia tidak memiliki keberanian maupun keputusannya sendiri, karena dia hanyalah boneka sekte," ujar Maduro dalam pidatonya, yang juga mengacu pada basis pendukung Bolsonaro dari kelompok Kristen evangelikal konservatif.

Pernyataan keras itu disampaikan Maduro sekaligus membalas komentar Bolsonaro sebelumnya, yang menuduh dirinya sebagai diktator dan menyebutnya tidak sah sebagai pemimpin Venezuela.

Baca juga: Maduro Kembali Disumpah Pimpin Venezuela, Begini Respons Negara Lain

Kedua pemimpin negara itu memang diketahui tengah berselisih dan telah saling berbalas komentar tajam sejak terpilihnya Bolsonaro dalam pemilihan presiden Brasil pada akhir tahun lalu.

Komentar Bolsonaro sebelumnya terhadap Maduro, dilandasi kemenangannya dalam pemilu Venezuela pada bulan Mei tahun lalu yang diboikot oleh oposisi dan ditolak oleh AS, Uni Eropa serta banyak negara Amerika Latin lainnya, karena dianggap sebagai sebuah penipuan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Maduro, yang kembali terpilih untuk masa jabatan kedua, telah disumpah oleh Mahkamah Agung pada Kamis (10/1/2019) pekan lalu.

Mahkamah Agung yang beranggotakan loyalis rezim Maduro, juga dianggap tidak sesuai dengan konstitusi Venezuela, yang menghendaki Majelis Nasional yang dikendalikan oposisi.

Parlemen juga telah dikesampingkan sejak Mahkamah Agung mencabut kekuasaannya pada tahun 2017, tak lama setelah oposisi meraih mayoritas pada akhir 2016.

Untuk menggantikan Majelis Nasional, Maduro kemudian membentuk Majelis Konstituen.

Kementerian Luar Negeri Brasil mengatakan, Majelis Nasional Venezuela sebagai badan yang dipilih secara demokratis dan memiliki kewenangan eksekutif.

Pemimpin Majelis Nasional, Juan Guaido mengatakan, undang-undang Venezuela memungkinkan dirinya untuk mengambil alih kekuasaan untuk membentuk pemerintahan transisi menjelang pemilihan baru, namun Maduro tetap mendapat dukungan dari komando tinggi militer.

Baca juga: Presiden Venezuela dan Jajaran Kabinetnya Dilarang Masuk Peru



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X