Menlu AS: Saudi Tegaskan Komitmen Usut Kasus Pembunuhan Khashoggi

Kompas.com - 14/01/2019, 21:03 WIB
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat MIke Pompeo ketika berbincang dengan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman di Riyadh pada 14 Januari 2019. AFP/POOL/ANDREW CABALLERO-REYNOLDSMenteri Luar Negeri Amerika Serikat MIke Pompeo ketika berbincang dengan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman di Riyadh pada 14 Januari 2019.

RIYADH, KOMPAS.com - Hak asasi manusia menjadi isu utama kunjungan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat ( AS) Mike Pompeo ke Arab Saudi.

Di Riyadh, dia bertemu dan berdiskusi dengan Raja Salman serta Putra Mahkota Mohammed bin Salman ( MBS). Salah satu yang disorot adalah pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi.

Baca juga: Tiba di Saudi, Menlu AS Desak MBS Selesaikan Kasus Khashoggi

Pompeo berujar dia sudah meminta kepada Raja Salman dan MBS bahwa para pelaku pembunuhan Khashoggi harus dimintai pertanggungjawabannya.

Dilansir Al Jazeera Senin (14/1/2019), dia berujar baik Raja Salman maupun putranya mengakui bahwa para pelaku harus diadili secara transparan.

"Mereka menegaskan komitmen untuk mencapai tujuan tersebut. Sesuai ekspektasi yang kami berikan kepada mereka," terang Pompeo.

Khashoggi dibunuh pada 2 Oktober di Konsulat Saudi di Istanbul, Turki, ketika mengurus dokumen pernikahan dengan tunangannya, Hatice Cengiz.

Badan Intelijen Pusat (CIA) dilaporkan mengambil kesimpulan bahwa pembunuhan jurnalis 59 tahun itu diperintahkan langsung oleh MBS.

Sementara Senat AS mengeluarkan resolusi yang mengecam sang putra mahkota, di mana Riyadh menyangkal MBS terlibat dalam pembunuhan itu.

Pompeo menuturkan selain membahas Khashoggi, mereka juga berdiskusi tentang kabar aktivis HAM perempuan yang ditahan pada musim panas lalu.

Alia al-Hathloul mengatakan sang kakak, Loujain, harus ditahan selama berbulan-bulan tanpa menerima satu pun dakwaan.

Dalam artikel New York Times, dia menuduh mantan penasihat MBS Saud al-Qahtani tertawa ketika menyaksikan penyiksaan terhadap kakaknya.

Adapun Qahtani merupakan sosok yang dilaporkan sebagai otak pembunuhan Khashoggi, dan dipecat setelah kasus tersebut mencuat.

Pompeo berujar, Raja Salman dan MBS menjanjikan proses hukum bakal berjalan dan bakal berlangsung secara cepat.

Baca juga: MBS Masih Minta Nasihat kepada Terduga Otak Pembunuhan Jamal Khashoggi

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Al Jazeera
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria Marah Ini Pukul dan Tendang Bus yang Meninggalkannya

Pria Marah Ini Pukul dan Tendang Bus yang Meninggalkannya

Internasional
Pangeran Harry Mengaku Kerap Tak Sejalan dengan Pangeran William

Pangeran Harry Mengaku Kerap Tak Sejalan dengan Pangeran William

Internasional
Bekerja sebagai PSK, Wanita di India Dibunuh Menantu yang Juga Kekasihnya

Bekerja sebagai PSK, Wanita di India Dibunuh Menantu yang Juga Kekasihnya

Internasional
TikTok Hapus Video Propaganda ISIS

TikTok Hapus Video Propaganda ISIS

Internasional
Rusia Rilis Video Sistem Rudal S-400 Sedang Beraksi Menghancurkan Target

Rusia Rilis Video Sistem Rudal S-400 Sedang Beraksi Menghancurkan Target

Internasional
Sedang Bermain Pokemon Go, Gadis Ini Tewas Ditembak di Kepala

Sedang Bermain Pokemon Go, Gadis Ini Tewas Ditembak di Kepala

Internasional
AS Kerahkan Satu Batalion Pasukan dan Puluhan Tank ke Lithuania

AS Kerahkan Satu Batalion Pasukan dan Puluhan Tank ke Lithuania

Internasional
Viral Demonstran Lebanon Bernyanyi 'Baby Shark' kepada Bayi, Bagaimana Ceritanya?

Viral Demonstran Lebanon Bernyanyi "Baby Shark" kepada Bayi, Bagaimana Ceritanya?

Internasional
Warga Kurdi Suriah Lempari Kendaraan Militer AS dengan Batu dan Tomat Busuk

Warga Kurdi Suriah Lempari Kendaraan Militer AS dengan Batu dan Tomat Busuk

Internasional
Menderita 'Sakit Tak Tertahankan', Duterte Persingkat Kunjungan ke Jepang

Menderita "Sakit Tak Tertahankan", Duterte Persingkat Kunjungan ke Jepang

Internasional
PM Kanada Justin Trudeau Kembali Terpilih dalam Pemilu Meski Menang Tipis

PM Kanada Justin Trudeau Kembali Terpilih dalam Pemilu Meski Menang Tipis

Internasional
Penyandang Disabilitas Ini Diminta 'Lepaskan Celana' oleh Petugas Bandara India

Penyandang Disabilitas Ini Diminta "Lepaskan Celana" oleh Petugas Bandara India

Internasional
Trump 'Siap' Kerahkan Militer Lawan Turki demi Melindungi Kurdi Suriah

Trump "Siap" Kerahkan Militer Lawan Turki demi Melindungi Kurdi Suriah

Internasional
Selesaikan Ritual, Naruhito Resmi Dinobatkan Menjadi Kaisar Jepang

Selesaikan Ritual, Naruhito Resmi Dinobatkan Menjadi Kaisar Jepang

Internasional
Polisi Hong Kong Klaim Temukan Benda Diduga Bom selama Aksi Protes

Polisi Hong Kong Klaim Temukan Benda Diduga Bom selama Aksi Protes

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X