Kompas.com - 14/01/2019, 07:59 WIB

RIYADH, KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo tiba di Arab Saudi dalam lanjutan rangkaian kunjungannya ke Timur Tengah, Minggu (13/1/2019).

Dalam kunjungannya ke Kerajaan Saudi, Pompeo kembali mendesak kepada Pangeran Mahkota Mohammed bin Salman untuk mencari pertanggungjawaban dari para pelaku pembunuh jurnalis Jamal Khashoggi.

"Kami akan melanjutkan pembicaraan dengan pangeran mahkota dan pemerintahan Saudi untuk memastikan para pelaku pembunuhan Jamal Khashoggi mempertanggungjawabkan perbuatan mereka," kata Pompeo, saat akan meninggalkan Qatar.

"Kami akan memastikan semua fakta yang ada sehingga mereka dapat dimintai pertanggungjawaban, tak hanya oleh Saudi, namun juga AS," tambahnya, dilansir AFP.

Baca juga: Kunjungi Katedral dan Masjid, Menlu AS Puji Kebebasan Beragama di Mesir

Setibanya di Riyadh, Minggu (13/1/2019), Pompeo mendorong Arab Saudi untuk tidak berhenti menyelidiki kasus pembunuhan Khashoggi yang telah menggemparkan dunia.

Di Riyadh, Pompeo bertemu dengan Menteri Urusan Luar Negeri Saudi Adel al-Jubeir dan Duta Besar Saudi untuk AS, Pangeran Khalid bin Salman.

Kasus pembunuhan Khashoggi yang bermula dari hilangnya jurnalis Washington Post itu saat mengunjungi kantor konsulat Saudi di Istanbul, Turki.

Kasus ini telah sampai pada dimulainya persidangan terhadap 11 tersangka pembunuh Khashoggi oleh pengadilan Saudi, dengan lima tersangka diancam hukuman mati.

Meski demikian, identitas para tersangka yang telah ditahan pihak otoritas Saudi hingga kini masih belum diungkapkan ke publik.

Banyak yang menyebut di antara tersangka terdapat petinggi Kerajaan Saudi, termasuk orang dekat MBS, yang membawa pangeran mahkota mendapat kecaman dari dunia internasional.

Kunjungan Pompeo ke Arab Saudi menjadi rangkaian dari perjalanan selama delapan hari ke delapan negara di kawasan Timur Tengah.

Selain Arab Saudi, Pompeo juga telah mengunjungi Yordania, Mesir, Bahrain, hingga Uni Emirat Arab, dan akan melanjutkan ke Oman dan berakhir di Kuwait.

Rangkaian kunjungan tersebut dilakukan menyusul pengumuman Presiden Donald Trump yang ingin menarik pasukan AS dari Suriah dan Afghanistan.

Baca juga: Pompeo Tegaskan AS Bakal Tarik Seluruh Pasukannya dari Suriah

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber AFP


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.