Pompeo Tegaskan AS Bakal Tarik Seluruh Pasukannya dari Suriah

Kompas.com - 10/01/2019, 20:50 WIB
Menlu AS Mike Pompeo. AFP/NICHOLAS KAMMMenlu AS Mike Pompeo.

WASHINGTON, KOMPAS.com - Pemerintah Amerika Serikat menegaskan bakal tetap menarik seluruh pasukannya dari Suriah meski menuai kritik dari sejumlah negara.

Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo mengulang keputusan yang telah diumumkan Presiden Donald Trump pada bulan Desember lalu.

"Keputusan Presiden Trump untuk menarik pasukan AS telah dibuat. Kami tegaskan akan melakukan hal itu," kata Pompeo pada konferensi pers bersama di Kairo, Kamis (10/1/2019), didampingi Menlu Mesir Sameh Shoukry.

Pompeo tengah menjalani tur ke sejumlah negara Timur Tengah untuk membahas kekhawatiran negara-negara sekutu regional AS tentang rencana penarikan pasukan dari Suriah yang mendadak.

Baca juga: Turki Ancam Serang Kurdi jika AS Tunda Pulangkan Pasukan dari Suriah

Pernyataan Pompeo juga datang setelah ancaman dari Turki yang mengatakan bakal melancarkan operasi militer ke Suriah apabila AS menunda penarikan pasukannya.

Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu menyampaikan rencana pengerahan kekuatan militer ke Suriah telah matang dan disepakati bersama oleh pemerintah.

"Jika terjadi penundaan dengan alasan yang konyol dan tidak sesuai dengan realita, maka kami bakal segera melakukan serangan," kata Cavusoglu.

"Kami bakal memutuskan waktu yang tepat untuk mengirim pasukan dan kami tidak akan meminta izin dari siapa pun," imbuhnya.

Sebelumnya, Penasihat Keamanan Nasional AS, John Bolton sempat memaparkan persyaratan kondisi yang harus dipenuhi sebelum Amerika Serikat dapat menarik pasukannya dari Suriah.

Syarat-syarat tersebut termasuk kekalahan kelompok teroris ISIS di Suriah dan adanya jaminan keamanan terhadap kaum Kurdi yang menjadi sekutu Washington dalam pertempuran melawan teroris.

Banyak pihak yang kemudian memandang komentar Bolton sebagai pertanda akan ditundanya penarikan pasukan AS dari Suriah, setelah banyak pihak membantah bahwa ISIS di negara itu telah dikalahkan.

Namun Pompeo menegaskan bahwa kedua pernyataan yang disampaikan Trump maupun Bolton adalah konsisten.

"Tidak ada kontradiksi sama sekali. Itu hanya cerita yang dibuat-buat oleh media," kata Pompeo yang menggarisbawahi, AS akan tetap berkomitmen dalam mencegah kebangkitan ISIS.

Baca juga: Trump: Penarikan Pasukan AS dari Suriah akan Dilakukan secara Bijaksana



Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X