Kompas.com - 08/01/2019, 17:44 WIB

CANBERRA, KOMPAS.com - Pemerintah Australia menjanjikan bakal mempertimbangkan permohonan suaka yang diajukan seorang gadis asal Arab Saudi yang melarikan diri dari negaranya karena khawatir akan keselamatannya.

Namun keputusan atas pengajuan suaka dari Rahaf Mohammed Alqunun yang berusia 18 tahun itu harus menunggu hasil penilaian dan evaluasi dari Badan Pengungsi PBB, UNHCR.

"Australia akan mempertimbangkannya dengan hati-hati jika PBB menganggap gadis itu memang dalam situasi yang berisiko," kata seorang pejabat dari Departemen Dalam Negeri Australia, kepada AFP, Selasa (8/1/2019).

Baca juga: Kanada Bantu Tekan Thailand untuk Lindungi Gadis Saudi yang Kabur

Sementara perwakilan UNHCR di Thailand, Guiseppe de Vincentiis mengatakan, pihaknya memerlukan waktu beberapa hari sebelum membuat kesimpulan atas kasus ini.

Namun UNHCR menegaskan, siapa pun dengan klaim suaka tidak boleh dideportasi atau dikirim kembali ke negaranya.

Bukan Politik

Rahaf mengaku dirinya melarikan diri dari keluargannya yang konservatif dan memperlakukannya dengan keras. Dia pun berupaya mencapai Australia dengan menggunakan visa turis.

Namun saat tiba di bandara Thailand, Minggu (5/1/2019), otoritas setempat menahannya atas permintaan pemerintah Saudi yang ingin agar gadis itu dipulangkan kepada keluarganya.

Paspor milik Rahaf pun disita dan dia tinggal sementara di hotel bandara di Bangkok, di mana dia sempat mengunci diri sebelum bertemu dengan perwakilan UNHCR.

Rahaf kini berada dalam perlindungan UNHCR yang juga akan menilai kasusnya.

Kepala imigrasi Thailand Surachate Hakparn menyampaikan bahwa ayah dan saudara laki-laki Rahaf kini telah berada di Thailand.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.