Kompas.com - 07/01/2019, 17:14 WIB
Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi. HO / Egyptian Presidency / AFP Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi.

KAIRO, KOMPAS.com - Pernyataan mengejutkan disampaikan Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi, saat wawancara dengan stasiun televisi CBS.

Dalam wawancara tersebut, Presiden Sisi membenarkan adanya kerja sama antara militer Mesir dengan Israel dalam memerangi gerilyawan Islam di Semenanjung Sinai.

Dalam sebuah cuplikan wawancara yang dirilis CBS akhir pekan lalu, menampilkan momen ketika Sisi menjawab pertanyaan tentang kerja sama antara Mesir dengan Israel.

Pewawancara bertanya kepada Sisi apakah kerja sama Mesir dengan Israel merupakan yang terdekat yang pernah terjadi antara kedua negara.

"Itu benar.. Kami memiliki berbagai kerja sama dengan Israel," jawab Presiden Sisi, dikutip The Associated Press dan dilansir SCMP.

Baca juga: Presiden Mesir Resmikan Katedral Terbesar di Timur Tengah

Jawaban Sisi itu berlawanan dengan pernyataan dari militer Mesir pada tahun lalu yang membantah laporan pers yang menyebutkan adanya kerja sama antara Mesir dan Israel dalam melawan kelompok gerilyawan di Sinai utara, yang berbatasan dengan Israel dan Jalur Gaza.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jawaban sang presiden itu pun sontak membuat pemerintahan Mesir melayangkan permintaan resmi kepada CBS agar tidak menyiarkan hasil wawancara tersebut.

CBS mengatakan, pihaknya telah menolak permintaan pemerintah Mesir untuk tidak menayangkan hasil wawancara, yang diputar dalam acara 60 Minutes, pada Minggu (6/1/2019).

Sementara militer Mesir membantah, para pejabat Israel telah secara terbuka mengakui dan memuji kerja sama keamanan yang terjadi dengan Presiden Mesir, yang telah mendapatkan izin dari Israel untuk mengerahkan pasukan bersenjata, kendaraan lapis baja, dan helikopter ke dekat perbatasan Israel dengan negaranya untuk memerangi kelompok gerilyawan.

Pengerahan tersebut dinilai bertentangan dengan Perjanjian Damai 1979 antara kedua negara, yang membatasi jumlah pasukan dan persenjataan yang dapat dikirimkan Mesir ke wilayah tersebut.

Sisi, yang menjabat sebagai presiden sejak 2014, telah bertemu setidaknya dua kali dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.

Kedua negara yang sempat terlibat dalam peperangan sebanyak empat kali, dipandang banyak pihak sebagai dua negara yang masih bermusuhan.

Serikat pekerja dan sebagian besar partai politik di Mesir dengan keras menentang upaya normalisasi hubungan negara dengan Israel.

Baca juga: Otoritas Mesir Diam-diam Larang Penjualan Rompi Kuning



Sumber SCMP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.