Kompas.com - 31/12/2018, 11:11 WIB

Naik Takhta

Pada 23 Januari 2015, saat berusia 79 tahun, Pangeran Salman resmi naik takhta, menggantikan kakak tirinya, Abdullah, yang meninggal karena pneumonia.

Setelah dinobatkan sebagai raja Arab Saudi, Raja Salman menunjuk saudara tirinya, Pangeran Muqrin sebagai putra mahkota.

Namun selang tiga bulan kemudian, Raja Salman mencopot Pangeran Muqrin dari posisi pangeran mahkota dan menunjuk keponakannya, Muhammad bin Nayef sebagai calon penggantinya.

Tetapi seperti diketahui, pada Juni 2017, Raja Salman kembali mengganti posisi putra mahkota dengan putranya, Mohammed bin Salman.

Setelah menjabat sebagai Raja Arab Saudi, hal pertama yang dilakukan Salman adalah merombak kabinet pemerintahannya.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: Mustafa Kemal Ataturk, Presiden Pertama Turki

Raja Salman juga merombak susunan sekretariat pemerintahan dari semula berjumlah 11 menjadi hanya dua sekretariat pemerintahan, yakni Dewan Politik dan Keamanan (CPSA) dan Dewan Perekonomian dan Pembangunan (CEDA).

Selama dalam masa pemerintahan Raja Salman pula, Arab Saudi mengambil tindakan intervensi militer dan melibatkan diri dalam konflik di Yaman.

Pada Maret 2015, Raja Salman memerintahkan serangan militer terhadap kelompok Houthi di Yaman. Serangan itu juga menjadi yang pertama dilancarkan Angkatan Udara Arab Saudi terhadap negara lain, sejak Perang Teluk pada 1990-1991.

Kehidupan Keluarga

Hingga saat ini, Salman bin Abdulaziz yang berusia 83 tahun, telah menikah hingga tiga kali dan memiliki 13 anak.

Dari pernikahan pertamanya dengan Sultana binti Turki Al Sudairi, yang masih menjadi saudara jauhnya, Salman memiliki enam anak, yakni Pangeran Fadh, Sultan, Ahmed, Abdulaziz, Faisal dan Putri Hassa.

Anak tertuanya, Fahd, meninggal akibat serangan jantung pada Juli 2001. Begitu pula dengan anak ketiganya, Ahmed, yang meninggal akibat serangan jantung pada Juli 2002.

Putra keduanya, Salman adalah seorang mantan astronot, yang menjadi keturunan Arab dan Muslim pertama yang terbang ke luar angkasa dalam misi pesawat ulang alik Discovery pada Juni 1985.

Sementara, istri pertama Salman, Sultana meninggal pada Juli 2011.

Pernikahan kedua Raja Salman adalah dengan Sarah binti Faisal Al Subaiai. Dari pernikahan keduanya, Raja Salman memiliki satu anak, yakni Pangeran Saud.

Sedangkan dalam pernikahan ketiganya, yakni dengan Fahda binti Falah lahirlah Pangeran Mohammed, Turki, Khalid, Nayif, Bandar, dan Rakan.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: Bhumibol Adulyadej, Raja Paling Lama Berkuasa di Thailand

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.