Biografi Tokoh Dunia: Bhumibol Adulyadej, Raja Paling Lama Berkuasa di Thailand

Kompas.com - 12/10/2018, 22:04 WIB
Raja Thailand, Bhumibol Adulyadej.news.com.au Raja Thailand, Bhumibol Adulyadej.

KOMPAS.com - Raja Bhumibol Adulyadej adalah raja kesembilan dari Dinasti Chakri yang berjuluk Rama IX.

Raja Bhumibol naik takhta pada 9 Juni 1946 dan menjadi raja Thailand terlama dengan masa jabatan hingga 70 tahun 126 hari dan baru turun takhta setelah mangkat.

Bhumibol lahir di Cambridge, Massachusetts, AS pada 5 Desember 1927. Dia adalah putra termuda dari Pangeran Mahidol Adulyadej dengan Sangwan Talapat.

Bhumibol lahir saat kedua orangtuanya berada di AS, karena sang ayah yang tengah belajar di program kesehatan publik di Universitas Harvard.


Namanya, Bhumibol Adulyadej, berasal dari bahasa Thailand yang berarti "Kekuatan Bumi yang Tak Tertandingi".

Dia memiliki seorang kakak perempuan, Putri Galyani Vadhana dan kakak laki-laki Pangeran Ananda Mahidol.

Baca juga: Thailand Tetapkan Hari Lahir Raja Bhumibol Sebagai Hari Ayah

Bhumibol baru tiba di Thailand pada 1928, setelah sang ayah menyelesaikan kuliahnya. Namun setahun berselang, sang ayah meninggal dunia karena gagal ginjal. Pada 1933, ibunya membawanya beserta kedua kakaknya ke Swiss.

Saat Raja Prajadhipok, yang bergelar Rama VII, sekaligus paman dari Bhumibol turun takhta pada 1935, jabatan raja diserahkan kepada kakak Bhumibol, Ananda Mahidol, yang saat itu baru berusia sembilan tahun, karena Raja Prajadhipok yang tidak memiliki keturunan.

Meski demikian keluarga Bhumibol tetap tinggal di Swiss dan urusan kenegaraan sementara dijalankan oleh wali karena Raja Ananda Mahidol yang masih di bawah umur.

Semasa kecil Bhumibol memiliki ketertarikan terhadap dunia fotografi dan musik, terutama musik jazz dan alat musik saksofon. Dia juga mempelajari literatur Perancis, Latin dan Yunani di sekolah menengah atas.

Bhumibol bersama ibunya baru kembali ke Thailand pada 1945 usai berakhirnya Perang Dunia II.

Naik Takhta

Setahun setelah keluarga Bhumibol kembali ke Thailand, tepatnya pada 9 Juni 1946, Raja Ananda Mahidol ditemukan meninggal akibat luka tembakan di kamar tidurnya.

Tidak ada keterangan pasti akibat meninggalnya Raja Mahidol. Sebagian orang menyebutnya dibunuh, namun ada pula yang menyebut raja telah bunuh diri.

Penyelidikan atas kasus ini sendiri mustahil dilakukan karena Thailand menganut hukum lese majeste yang melindungi keluarga kerajaan.

Setelah kematian Raja Mahidol, Bhumibol pun naik takhta menggantikan sang kakak.

Baca juga: Demi Raja Bhumibol, Wanita Ini Jalan Kaki 842 Km dari Phuket ke Bangkok

Halaman:
Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Buru Agen Hezbollah, AS Tawarkan Hadiah Uang Rp 97,5 Miliar

Buru Agen Hezbollah, AS Tawarkan Hadiah Uang Rp 97,5 Miliar

Internasional
AS Klaim Tembak Jatuh 'Drone' Iran, Teheran: Trump Berkhayal

AS Klaim Tembak Jatuh "Drone" Iran, Teheran: Trump Berkhayal

Internasional
Tewaskan 33 Orang, Pembakaran Kyoto Animation Salah Satu Pembunuhan Massal Terburuk di Jepang

Tewaskan 33 Orang, Pembakaran Kyoto Animation Salah Satu Pembunuhan Massal Terburuk di Jepang

Internasional
Hendak Dikeluarkan AS dari Jet Tempur F-35, Turki Cari Alternatif Lain

Hendak Dikeluarkan AS dari Jet Tempur F-35, Turki Cari Alternatif Lain

Internasional
Tersangka Pelaku Mengaku Sengaja Bakar Gedung Kyoto Animation

Tersangka Pelaku Mengaku Sengaja Bakar Gedung Kyoto Animation

Internasional
Bukan Jokowi, BJ Habibie Jadi Sosok Paling Dikagumi di Indonesia Versi YouGov

Bukan Jokowi, BJ Habibie Jadi Sosok Paling Dikagumi di Indonesia Versi YouGov

Internasional
Pria Korsel Bakar Diri Dalam Mobil yang Parkir di Depan Kedubes Jepang

Pria Korsel Bakar Diri Dalam Mobil yang Parkir di Depan Kedubes Jepang

Internasional
Gara-gara Bau Asing, Penumpang NordWind Airlines Dievakuasi di Rusia

Gara-gara Bau Asing, Penumpang NordWind Airlines Dievakuasi di Rusia

Internasional
Banjir Terjang Taman Margasatwa, Seekor Harimau 'Ngungsi' ke Rumah Warga

Banjir Terjang Taman Margasatwa, Seekor Harimau "Ngungsi" ke Rumah Warga

Internasional
Pria Ini Kaget Kakinya yang Diamputasi Jadi Iklan Bungkus Rokok

Pria Ini Kaget Kakinya yang Diamputasi Jadi Iklan Bungkus Rokok

Internasional
Kebakaran Kyoto Animation, Pakar Sebut Kobaran Api Menyebar dengan Cepat

Kebakaran Kyoto Animation, Pakar Sebut Kobaran Api Menyebar dengan Cepat

Internasional
Hubungan dengan Iran Panas, AS Bakal Kirim Ratusan Pasukan ke Arab Saudi

Hubungan dengan Iran Panas, AS Bakal Kirim Ratusan Pasukan ke Arab Saudi

Internasional
Buntut Nyanyian 'Send Her Back' kepada Anggota DPR AS Ilhan Omar, Trump Merasa 'Tak Enak'

Buntut Nyanyian "Send Her Back" kepada Anggota DPR AS Ilhan Omar, Trump Merasa "Tak Enak"

Internasional
Kasus 2 Turis Maroko Dipenggal, 3 Pendukung ISIS Dihukum Mati

Kasus 2 Turis Maroko Dipenggal, 3 Pendukung ISIS Dihukum Mati

Internasional
Selama 40 Tahun, Pria Ini Tak Keramas dan Potong Rambut

Selama 40 Tahun, Pria Ini Tak Keramas dan Potong Rambut

Internasional
Close Ads X