Thailand Tetapkan Hari Lahir Raja Bhumibol Sebagai Hari Ayah

Kompas.com - 08/02/2017, 11:36 WIB
Seorang wanita membawa foto Raja Thailand Bhumibol Adulyadej saat berkumpul dan menunggu kabar di depan Rumah Sakit Siriraj, Kamis (13/10/2016). Raja Thailand Bhumibol Adulyadej dikabarkan telah meninggal dunia pada Kamis, 13 Oktober 2016, dalam usia 88 tahun. AFP PHOTO / LILLIAN SUWANRUMPHASeorang wanita membawa foto Raja Thailand Bhumibol Adulyadej saat berkumpul dan menunggu kabar di depan Rumah Sakit Siriraj, Kamis (13/10/2016). Raja Thailand Bhumibol Adulyadej dikabarkan telah meninggal dunia pada Kamis, 13 Oktober 2016, dalam usia 88 tahun.
EditorGlori K. Wadrianto

BANGKOK, THAILAND - Pemerintah Thailand menetapkan hari kelahiran Raja Bhumibol Adulyadej yang jatuh pada tanggal 5 Desember sebagai Hari Ayah.

Keputusan ini disampaikan pihak Kantor Perdana Menteri, dalam sebuah pengumuman yang disiarkan pada Selasa (7/2/2017) di Bangkok.

Selanjutnya, seperti diberitakan laman Coconuts, Pemerintah Thailand pun memutuskan tanggal 5 Desember sebagai hari libur nasional, untuk memperingati kelahiran Raja.

Setelah kematian Raja Bhumibol pada 13 Oktober 2016, Bangsa Thailand tenggelam dalam duka cita.


Bahkan, sebagai tandanya, karyawan pemerintahan diwajibkan mengenakan pakaian dengan warna berkabung hingga setahun ke depan.

Tak cuma karyawan pemerintahan, warga lain pun masih kerap terlihat mengikuti perintah ini dengan mengenakan pakaian serba hitam. 

Raja Bhumibol kini telah digantikan oleh putra tunggalnya Raja Maha Vajiralongkorn Bodindradebayavarangkun.

Baca: Lautan Manusia Berbaju Hitam Nyanyi Bersama Hormati Raja Bhumibol...

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Turki 'Sandera' Sekitar 50 Senjata Nuklir AS yang Tersimpan di Pangkalan Udara Bersama

Turki "Sandera" Sekitar 50 Senjata Nuklir AS yang Tersimpan di Pangkalan Udara Bersama

Internasional
Pria Rusia yang Klaim Apple Mengubahnya Jadi Gay Cabut Gugatan

Pria Rusia yang Klaim Apple Mengubahnya Jadi Gay Cabut Gugatan

Internasional
Pria di Pakistan Lepaskan Singa Peliharaan Serang Tukang Listrik yang Tagih Bayaran

Pria di Pakistan Lepaskan Singa Peliharaan Serang Tukang Listrik yang Tagih Bayaran

Internasional
Tabrakan Bus dengan Kendaraan Berat, 35 Warga Asing Tewas dalam Perjalanan Umroh

Tabrakan Bus dengan Kendaraan Berat, 35 Warga Asing Tewas dalam Perjalanan Umroh

Internasional
Wanita Indonesia Ini Masuk dalam 100 Perempuan Berpengaruh Dunia Versi BBC

Wanita Indonesia Ini Masuk dalam 100 Perempuan Berpengaruh Dunia Versi BBC

Internasional
Kembali Ejek Pemimpin Hong Kong, Politisi Oposisi Pro-demokrasi Diusir

Kembali Ejek Pemimpin Hong Kong, Politisi Oposisi Pro-demokrasi Diusir

Internasional
Trump Marah Disebut Beri 'Lampu Hijau' untuk Serangan Turki ke Suriah

Trump Marah Disebut Beri "Lampu Hijau" untuk Serangan Turki ke Suriah

Internasional
Karena Turis Sering Tersesat, Kota di Italia Larang Penggunaan Google Maps

Karena Turis Sering Tersesat, Kota di Italia Larang Penggunaan Google Maps

Internasional
Keluarga Belanda yang Bersembunyi 9 Tahun 'Menunggu Hari Kiamat' Memakai 'Bahasa Khayalan'

Keluarga Belanda yang Bersembunyi 9 Tahun "Menunggu Hari Kiamat" Memakai "Bahasa Khayalan"

Internasional
AS Ancam Bakal Jatuhkan Sanksi Tambahan jika Turki Tak Hentikan Serangan ke Kurdi Suriah

AS Ancam Bakal Jatuhkan Sanksi Tambahan jika Turki Tak Hentikan Serangan ke Kurdi Suriah

Internasional
Kasus Keluarga Belanda Bersembunyi 9 Tahun 'Menunggu Kiamat', Pria Austria Ditahan

Kasus Keluarga Belanda Bersembunyi 9 Tahun "Menunggu Kiamat", Pria Austria Ditahan

Internasional
Surat Trump kepada Erdogan: Jangan Jadi Bodoh

Surat Trump kepada Erdogan: Jangan Jadi Bodoh

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Keluarga di Belanda 'Menanti Kiamat' | Erdogan Tak Khawatir Disanksi AS

[POPULER INTERNASIONAL] Keluarga di Belanda "Menanti Kiamat" | Erdogan Tak Khawatir Disanksi AS

Internasional
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Dikeroyok Orang-orang Tak Dikenal Pakai Palu

Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Dikeroyok Orang-orang Tak Dikenal Pakai Palu

Internasional
Filipina Diguncang Gempa Bermagnitudo 6,4, Ratusan Warga Menyelamatkan Diri

Filipina Diguncang Gempa Bermagnitudo 6,4, Ratusan Warga Menyelamatkan Diri

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X