Karena Isu Dana Tembok Perbatasan Rp 72 Triliun, AS Kembali Shutdown

Kompas.com - 22/12/2018, 10:21 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan wakilnya Mike Pence (dua dari kiri) saat bertemu Pemimpin Minoritas Senat AS Chuck Schumer (kanan) dan Pemimpin House of Representatives Nancy Pelosi (kiri) di Gedung Putih Selasa (11/12/2018). AFP/BRENDAN SMIALOWSKIPresiden Amerika Serikat Donald Trump dan wakilnya Mike Pence (dua dari kiri) saat bertemu Pemimpin Minoritas Senat AS Chuck Schumer (kanan) dan Pemimpin House of Representatives Nancy Pelosi (kiri) di Gedung Putih Selasa (11/12/2018).

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Amerika Serikat (AS) kembali mengalami penutupan layanan pemerintahan sebagian atau shutdown parsial.

Shutdown terjadi setelah permintaan dana Presiden Donald Trump untuk membangun tembok perbatasan di Meksiko ditentang politisi dari Partai Demokrat.

Dilansir Sky News Sabtu (22/12/2018), pendanaan terhadap 25 persen layanan pemerintah bakal berakhir tengah malam waktu setempat.

Baca juga: Trump Ancam Shutdown jika Tak Dapat Dana Bangun Tembok Meksiko


Sembilan kementerian dan puluhan badan pemerintah, termasuk keamanan nasional, transportasi, pertanian, maupun kehakiman bakal terkena dampak shutdown.

AFP mengutip ucapan politisi Demokrat baik di Senat maupun House of Representatives, shutdown ini bakal berimbas kepada 800.000 dari 2,1 juta pegawai negeri.

Sekitar 380.000 bakal mengalami furlough (bekerja tanpa dibayar), termasuk 52.000 pegawai yang berada di Dinas Pendapatan Internal.

Kemudian 80 persen karyawan Dinas Taman Nasional bakal dirumahkan. Begitu juga 96 persen pekerja Badan Antariksa Nasional (NASA) dan 86 persen staf Kementerian Perdagangan.

"Demokrat kini yang bertanggung jawab atas shutdown!" ujar Trump dalam kicauannya di Twitter. Dia memperingatkan penutupan itu bakal berlangsung lama.

Ancaman itu dia lontarkan demi memenuhi permintaannya mendapatkan dana 5 miliar dollar, sekitar Rp 72,7 triliun, untuk membangun tembok perbatasan.

"Ini adalah kesempatan terbaik, yang dalam pandangan saya, untuk mendapatkan keamanan terhebat di perbatasan," tegas Trump.

Namun Kongres AS bersikukuh menyetujui memberikan dana pembangunan tembok sebesar 1,6 miliar dollar AS, atau sekitar Rp 23,2 triliun.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Internasional
Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Internasional
Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Internasional
Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Internasional
Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Internasional
Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Internasional
Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Internasional
Seorang Wanita Ditangkap Setelah Bugil di Bandara AS

Seorang Wanita Ditangkap Setelah Bugil di Bandara AS

Internasional
Tahan Bantuan untuk Ukraina, Pemerintah AS Langgar Aturan

Tahan Bantuan untuk Ukraina, Pemerintah AS Langgar Aturan

Internasional
'Ulama' ISIS Berbobot 136 Kg Ditangkap Polisi Irak

"Ulama" ISIS Berbobot 136 Kg Ditangkap Polisi Irak

Internasional
AS Sebut 11 Orang Tentara Terluka dalam Serangan Iran di 2 Markasnya

AS Sebut 11 Orang Tentara Terluka dalam Serangan Iran di 2 Markasnya

Internasional
Bocah 9 Tahun Diperkosa dan Dijadikan Budak Seks oleh ISIS

Bocah 9 Tahun Diperkosa dan Dijadikan Budak Seks oleh ISIS

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X