5 Fakta Menarik Ekspedisi Pertama Manusia Menuju Kutub Selatan - Kompas.com

5 Fakta Menarik Ekspedisi Pertama Manusia Menuju Kutub Selatan

Kompas.com - 14/12/2018, 13:34 WIB
Amundsen dan timnyaIndependent Amundsen dan timnya

KOMPAS.com - Kutub Selatan dan Kutub Utara merupakan wilayah yang menarik bagi para penjelajah. Sejak abad ke-19, penjelajah berlomba untuk menaklukkan dua tempat yang terkenal memiliki cuaca yang ekstrem tersebut.

Berbekal pengalaman dan persiapan, mereka mulai memberanikan diri untuk mencoba mandatangi wilayah itu.

Dua penjelajah, yaitu Roald Amundsen dari Norwegia dan Robert Falcon Scott dari Inggris melakukan perlombaan untuk menentukan siapa yang tercepat menuju Kutub Selatan.

Namun, Amundsen bersama timnya tercatat sebagai yang pertama menjelajahi Kutub Selatan.

Berikut fakta menarik mengenai penjelajahan Roald Amundsen dan kawan-kawan:

1. Diam-diam

Roald Amundsen bersama kapalnyaThe Canadian Encyclopedia Roald Amundsen bersama kapalnya

Roald Amundsen tak memberi tahu dunia rencana yang sebenarnya ketika ia berangkat pada 1910.

Amundsen awalnya merencanakan pelayaran untuk menjadi yang pertama ke Kutub Utara. Namun, karena dua orang Amerika, Frederik Cook dan Robert Peary, sudah mencapai daerah itu, Amundsen menjadi bimbang dan menginginkan perubahan rencana.

Kutub Selatan menjadi daerah yang belum terjamah orang sama sekali saat itu. Ketika kapalnya sampai di Pulau Madeira di Portugal, Amundsen memberitahu krunya bahwa mereka sebenarnya menuju Kutub Selatan.

2. Keberhasilan pertama

Roald Amundsen di Kutub SelatanBritannica Roald Amundsen di Kutub Selatan
Penjelajah Norwegia berhasil mengalahkan penjelajah Inggris yang dipimpin Robert Scott dalam ekspedisi ke Kutub Selatan. Amundsen bersama krunya yang beranggotakan 19 orang.

Ketika mendekati lokasi, Amundsen bersama timnya membuat pangkalan untuk tempat tinggal sementara. Setelah itu, Amundsen menggunakan kereta peluncur dengan lebih dari 40 anjing untuk menariknya.

Mereka sampai pada lokasi yang dituju pada 14 Desember 1911. Mereka menancapkan bendera Norwegia sebagai bukti dirinya bersama tim pernah sampai ke lokasi itu.

Mereka akhirnya sampai ke lokasi pangkalan pada bulan Januari 1912.

Baca juga: 14 Desember 1911, Roald Amundsen Orang Pertama Mencapai Kutub Selatan

3. Rivalnya meninggal

Robert Falcon Scott dan timnyaBritannica Robert Falcon Scott dan timnya

Roald Amundsen berhasil mengalahkan Robert Falcon Scott karena menggunakan perbekalan yang lebih tepat dan pakaian yang lebih mumpuni, termasuk perlengkapan ski.

Scott dan timnya juga sampai di lokasi pada 17 Januari 1912, hampir sebulan setelah Amundsen. Ketika sampai pada lokasi itu, Scott melihat bendera Norwegia yang telah berkibar.

Ironinya, ketika balik menuju pangkalan, Scott dan krunya meninggal karena cuaca yang tak mendukung.

4. Perencanaan yang lebih baik

Pada usia 15 tahun, Amundsen telah memutuskan untuk menjadi penjelajah. Dia mempelajari banyak teknik berlayar, navigasi uap, dan magnetisme terestrial.

Dia juga belajar hal penting tentang bagaimana bertahan hidup dalam kondisi dingin. Orang Eskimo yang mengajarinya tentang mengenakan kulit binatang yang berbulu tebal.

Dalam misinya menuju Kutub Selatan, Amundsen telah menerapkan kelebihan dan pengalamannya. Dia menggunakan anjing untuk memimpin timnya, dan para penjelajah Inggris tak menyukai itu.

Amundsen juga dikenal sebagai perencana yang tepat dan menemukan teknologi yang lebih baik. Ini termasuk kereta luncur dan ski yang lebih cepat serta sepatu ski dan tenda yang lebih kuat.

Dia juga fokus pada nutrisi dan kesehatan, membuat timnya lebih kuat dan mampu bergerak lebih cepat.

5. Kedua penjelajah dijadikan nama stasiun ilmiah

Stasiun Kutub Selatan Amundsen-Scottwikipedia.org Stasiun Kutub Selatan Amundsen-Scott
Lokasi yang berhasil dicapai oleh kedua penjelajah itu sekarang diberi nama "Amundsen–Scott South Pole Station" (Stasiun Kutub Selatan Amundsen-Scott). Stasiun ini terletak di dataran tinggi Antartika dengan ketinggian 2.835 meter.

Dibangun pada Oktober 1956, yang merupakan pertama kalinya manusia menginjakkan kaki di Kutub Selatan setelah perjalanan Amundsen dan Scott. Ketika itu ekspedisi dipimpin oleh Angkatan Laut AS.

 


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Close Ads X