Kompas.com - 13/12/2018, 16:24 WIB
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kanan) berbicara  dengan mantan bintang bola basket AS Dennis Rodman (tidak dalam gambar), sementara Michael Spavor (kiri) mendengarkan keduanya di Gimnasium Pyongyang di Pyongyang, pada 8 Januari 2014. (AFP/KCNA) Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kanan) berbicara dengan mantan bintang bola basket AS Dennis Rodman (tidak dalam gambar), sementara Michael Spavor (kiri) mendengarkan keduanya di Gimnasium Pyongyang di Pyongyang, pada 8 Januari 2014. (AFP/KCNA)

BEIJING, KOMPAS.com - China kembali menahan seorang pria warga negara Kanada karena dianggap membahayakan keamanan nasional.

Pengusaha bernama Michael Spavor itu sebelumnya dilaporkan hilang, menyusul penangkapan mantan diplomat Michael Kovrig.

SCMP mengabarkan pada Kamis (13/12/2018), pemerintah China mengonfirmasi Spavor ditahan oleh biro keamanan wilayah Liaoning pada Senin lalu dan kini sedang diinvestigasi.

Baca juga: Buntut Penangkapan Petinggi Huawei, Eks Diplomat Kanada Ditahan China

"Penyelidikan dilakukan terkait aktivitas yang membahayakan keamanan nasional China," tulis laporan pemerintah provinsi Liaoning.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Lu Kang mengatakan, kedutaan besar Kanada di China telah diberi tahu tentang Spavor dan Kovrig.

Otoritas juga meyakinkan hak dari kedua pria tersebut akan dilindungi.

"China mengambil langkah sesuai dengan hukum," ucap Lu.

Dia menolak untuk mengatakan apakah penangkapan Spavor berhubungan dengan penahanan Chief Financial Officer Huawei Meng Wanzhou atau terkait dengan Korea Utara.

Spavor merupakan seorang pengamat Korea Utara yang terkemuka dan pendiri LSM Paektu Cultural Exchange. Dia telah berulang kali mengunjungi Korea Utara bersama delegasi untuk mencari peluang bisnis.

Dia bahkan bertemu dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un pada 2013, dan menyaksikan parade militer negara itu pada Februari tahun ini kemudian mengunggah video ke akun Twitter-nya.

Spavor juga mengatur kunjungan mantan pemain basket Dennis Rodman ke Korea Utara.

Baca juga: Tinggal 7 Bulan di Bandara Malaysia, Pria Suriah Akhirnya Dapat Suaka ke Kanada

Sementara itu, Kovrig ditangkap oleh agensi Kementerian Keamanan saat berkunjung ke Beijing pada Senin lalu.

Pernyataan soal penangkapannya dilontarkan oleh tempatnya kini bekerja, the International Crisis Group (ICG).

Kementerian Luar Negeri China mengatakan ICG tidak terdaftar di China, dan kemungkinan telah melanggar aturan LSM asing.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X