Kompas.com - 12/12/2018, 18:15 WIB
Anggota unit Brigade Reserse dan Invervensi (BRI) dari kepolisian Perancis berpatroli di Jembatan Pont de lEurope yang membentang di atas Sungai Rhine di perbatasan dengan Jerman. Mereka berpatroli untuk meningkatkan keamanan setelah terjadi penembakan di Strasbourg pada Selasa (11/12/2018) malam. AFP/FREDERICK FLORINAnggota unit Brigade Reserse dan Invervensi (BRI) dari kepolisian Perancis berpatroli di Jembatan Pont de lEurope yang membentang di atas Sungai Rhine di perbatasan dengan Jerman. Mereka berpatroli untuk meningkatkan keamanan setelah terjadi penembakan di Strasbourg pada Selasa (11/12/2018) malam.
|

PARIS, KOMPAS.com - Salah seorang korban tewas dalam insiden penembakan di pasar Natal di dekat kota Strasbourg, Perancis adalah seorang turis asal Thailand.

Ironisnya, pria bernama Anupong Suebsamarn itu baru saja tiba di Perancis untuk menikmati liburan bersama istrinya, Nainda dan beberapa temannya.

Pria berusia 45 tahun ini sempat berfoto bersama di dalam pesawat yang akan membawa mereka terbang ke Perancis.

Baca juga: Ratusan Pasukan Keamanan Perancis Buru Pelaku Penembakan di Pasar Natal

Anupong dan teman-temannya tiba di Perancis pada Senin (10/12/2018) atau sehari sebelum penembakan itu terjadi. Mereka dijadwalkan pergi ke Paris pada Kamis (13/12/2018).

Sejumlah saksi mata sebelumnya mengatakan, seorang turis tertembak di bagian kepala dan nyawanya tidak bisa diselamatkan.

Sementara itu, pada Rabu (12/12/2018), kepolisian Perancis memastikan insiden tersebut menewaskan tiga orang dan melukai 13 lainnya.

Kini perburuan digelar untuk mencari tersangka bernama Cherif Chekatt (29) yang selama ini sudah diawasi dinas intelijen Perancis.

Polisi meyakini, tersangka terluka dalam baku tembak dengan petugas seelum dia membajak sebuah taksi dan kabur.

Sejumlah pejabat mengatakan, besar kemungkinan pria kelahiran Strasbi=ourg itu sudah meninggalkan negeri itu.

Pemerintah Perancis mengatakan, tersangka memiliki catatan du kepolisian dan sudah diawasi terkait radikalisasi agama. Dia juga pernah beberapa kali mendekam di penjara Perancis dan Jerman.

Baca juga: Penembakan di Pasar Natal Perancis, 2 Orang Tewas

Polisi khawatir Chekatt bisa menghindari kejaran dan merencanakan serangan lanjutan.

Aparat keamanan Perancis belum bisa memastikan motif serangan ini dan belum ada satu kelompok pun yang menyatakan bertanggung jawab atas serangan tersebut.




Sumber Mirror
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X