Bus Sekolah Melaju Tanpa Sopir dan Menaiki Trotoar, Empat Orang Tewas

Kompas.com - 10/12/2018, 21:06 WIB
Kondisi bus sekolah yang mengalami kecelakaan di Hong Kong, Senin (10/12/2018). AFP / ANTHONY WALLACEKondisi bus sekolah yang mengalami kecelakaan di Hong Kong, Senin (10/12/2018).

HONG KONG, KOMPAS.com - Empat orang dilaporkan tewas setelah sebuah bus sekolah yang hilang kendali menaiki trotoar dan melindas para pejalan kaki.

Selain empat orang yang meninggal, sekitar 10 orang lainnya dilaporkan mengalami luka akibat insiden yang terjadi di North Point, sebuah distrik pusat Hong Kong yang ramai, pada Senin (10/12/2018) itu.

Korban tewas, dilansir dari AFP, adalah dua wanita masing-masing berusia 80 dan 70 tahun, serta dua pria berusia 83 dan 77 tahun.

Foto-foto yang beredar di media lokal memperlihatkan korban yang tergeletak di trotoar, sementara petugas medis merawat sejumlah korban lainnya.

Saat kecelakaan terjadi, bus sekolah berwarna kuning tersebut dalam keadaan kosong. Bahkan tidak ada sopir yang mengemudikannya.

Baca juga: Pria 44 Tahun Lempar Peledak di Dalam Bus, 17 Penumpang Terluka

Diyakini, bus tersebut hilang kendali dan berjalan dengan sendirinya setelah diparkir. Saksi mengatakan, sopir bus berlari mengikuti kendaraan yang melaju tak terkendali itu namun usahanya sia-sia.

Bus baru berhenti setelah naik ke trotoar, menabrak sejumlah pejalan kaki, kemudian menabrak dinding bangunan di jalanan yang penuh dengan toko-toko di sisi kanan dan kirinya.

Sebelum berhenti, bus sempat melaju tanpa kendali sejauh 100 meter dan menabrak dua taksi.

"Kami percaya sopir bus lupa memasang rem tangan atau tidak memasangnya dengan sempurna saat hendak meninggalkan bus," ujar kepala inspektur polisi Sun Lun-yum, kepada wartawan.

Sopir bus yang berusia 62 tahun termasuk dalam salah satu korban luka. Dia terperangkap di bawah bus dan sempat terseret hingga sejauh 20 meter.

Halaman:


Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X