Pria 44 Tahun Lempar Peledak di Dalam Bus, 17 Penumpang Terluka - Kompas.com

Pria 44 Tahun Lempar Peledak di Dalam Bus, 17 Penumpang Terluka

Kompas.com - 06/12/2018, 18:58 WIB
Rekaman kamera pengawas memperlihatkan pelaku yang diyakini bernama Lu Shibing melemparkan peledak di dalam bus di Jiajiang County, dan melukai 17 penumpang.Weibo via South China Morning Post Rekaman kamera pengawas memperlihatkan pelaku yang diyakini bernama Lu Shibing melemparkan peledak di dalam bus di Jiajiang County, dan melukai 17 penumpang.

LESHAN, KOMPAS.com - Sebanyak 17 orang di China dilaporkan terluka ketika seorang pria melemparkan peledak ke dalam bus.

Diwartakan SCMP Kamis (6/12/2018), dari rekaman kamera pengawas, awalnya pelaku naik ke bus di Jiajiang County, dekat kota Leshan.

Baca juga: Sopir dan Penumpang Berkelahi, Bus Terjun Bebas ke Sungai Yangtze

Setelah naik, si pelaku yang dilaporkan berusia 44 tahun menyalakan api ke paket yang dibawanya dan langsung melemparkannya ke arah penumpang.

Akibat ledakan itu, Thepaper.cn memberitakan kaca bus yang berhenti di kawasan sibuk tersebut hancur di mana asap mengepul dari bagian depan.

Kepolisian Jiajiang County dalam WeChat menyatakan, para korban segera dilarikan ke rumah sakit dan saat ini kondisinya sudah stabil.

Polisi menyatakan, mereka yakin pelaku pengeboman itu bernama Lu Shibing, seorang warga lokal, dan mendesak publik untuk memberikan informasi.

Dalam beberapa tahun terakhir, China mengalami serangan bus. Pada Juni, sebuah bus Leshan dilempari bom dan melukai 15 orang.

Januari 2017, polisi di Foshan, Provinsi Guangdong menahan seorang pria yang sudah dua kali meledakkan bus, dan melukai enam orang.

Kemudian pada 2013, seorang pria di Xiamen membakar bus dan membunuh dirinya beserta 46 orang penumpang, serta 34 penumpang terluka.

Adapun Oktober lalu, seorang penumpang yang marah menyerang sopir bus yang membuat bus itu berubah haluan dan mengarah ke Sungai Yangtze.

Insiden itu menewaskan 15 penumpang bus itu, dan menjadi perhatian nasional serta seruan akan perlunya peningkatan keamanan dalam transportasi publik.

Baca juga: Paket Diduga Bahan Peledak Dikirim ke Kediaman Keluarga Obama


Terkini Lainnya

Jatuh saat Panjat Pagar Perbatasan AS, Dua Perempuan Migran Patah Tulang

Jatuh saat Panjat Pagar Perbatasan AS, Dua Perempuan Migran Patah Tulang

Internasional
14 Desember 1911, Roald Amundsen Orang Pertama Mencapai Kutub Selatan

14 Desember 1911, Roald Amundsen Orang Pertama Mencapai Kutub Selatan

Internasional
Arus Lalin Ditutup atau Dialihkan Saat Pawai Kemenangan Persija Besok

Arus Lalin Ditutup atau Dialihkan Saat Pawai Kemenangan Persija Besok

Megapolitan
Agar Objektif, Tim Investigasi Perusakan Polsek Ciracas Sebaiknya dari TNI dan Polri

Agar Objektif, Tim Investigasi Perusakan Polsek Ciracas Sebaiknya dari TNI dan Polri

Nasional
Kasus Wali Kota Pasuruan, KPK Panggil Dua Pejabat Dinas PUPR

Kasus Wali Kota Pasuruan, KPK Panggil Dua Pejabat Dinas PUPR

Nasional
Disandera 2 Bulan 26 Hari, Usman Akhirnya Bisa Kembali ke Keluarganya

Disandera 2 Bulan 26 Hari, Usman Akhirnya Bisa Kembali ke Keluarganya

Nasional
VIDEO: Respons Sandiaga Uno Saat Ditolak Kedatangannya di Labuhanbatu

VIDEO: Respons Sandiaga Uno Saat Ditolak Kedatangannya di Labuhanbatu

Nasional
Kesiapan Angkutan Kereta Natal dan Tahun Baru, Waspada Pelemparan Batu dan Banjir

Kesiapan Angkutan Kereta Natal dan Tahun Baru, Waspada Pelemparan Batu dan Banjir

Regional
Kemenkumham Umumkan Hasil Akhir CPNS, Ini Hal yang Perlu Diketahui

Kemenkumham Umumkan Hasil Akhir CPNS, Ini Hal yang Perlu Diketahui

Nasional
8 Keluarga di Lokasi Longsor Toba Samosir Diungsikan

8 Keluarga di Lokasi Longsor Toba Samosir Diungsikan

Regional
5 Fakta di Balik Kematian Eril Dardak, Dugaan Salah Eksperimen hingga Duka Penjaga Rumah

5 Fakta di Balik Kematian Eril Dardak, Dugaan Salah Eksperimen hingga Duka Penjaga Rumah

Regional
5 Fakta Pesta Seks di Yogyakarta, Sudah 4 Kali 'Pertunjukan' hingga Uang Tunai Rp 1,5 Juta

5 Fakta Pesta Seks di Yogyakarta, Sudah 4 Kali "Pertunjukan" hingga Uang Tunai Rp 1,5 Juta

Regional
BMKG Ingatkan Potensi Gelombang 4 Meter di Perairan Talaud

BMKG Ingatkan Potensi Gelombang 4 Meter di Perairan Talaud

Regional
Aparat Diminta Cepat Tuntaskan Kasus Perusakan Polsek Ciracas, Demi Menjaga Sinergisitas TNI-Polri

Aparat Diminta Cepat Tuntaskan Kasus Perusakan Polsek Ciracas, Demi Menjaga Sinergisitas TNI-Polri

Nasional
7 Fakta Ratusan Warga Tertipu Penjualan Rumah Rp 130 Juta di Tangsel

7 Fakta Ratusan Warga Tertipu Penjualan Rumah Rp 130 Juta di Tangsel

Megapolitan

Close Ads X