Kompas.com - 23/11/2018, 08:31 WIB

SALISBURY, KOMPAS.com - Detektif yang menangani kasus upaya pembunuhan mantan agen ganda Rusia Sergey Skripal menceritakan pengalamannya saat terpapar racun saraf Novichok.

Detektif Sersan Nick Bailey langsung menyelidiki rumah Skripal setelah dia dan putrinya, Yulia, ditemukan tak sadarkan diri di bangku di Salisbury, Inggris, pada 4 Maret.

Dilansir Sky News Kamis (22/11/2018), dia terpapar racun saraf yang disebut paling mematikan di dunia itu saat menyentuh gagang pintu.

Baca juga: Putin Sebut Skripal sebagai Pengkhianat Negara

Meski saat itu mengenakan pakaian hazmat, Bailey berkata dia langsung tak enak badan. Dia mengungkapkan pupil matanya seperti tertusuk.

"Saya sering berkeringat dan merasa kepanasan. Saat itu, saya mungkin gejala saya terjadi karena terlalu lelah dan stres," kata Bailey kepada BBC Panorama.

Dia sudah berusaha untuk tidur. Namun bukannya membaik, kondisinya semakin menurun yang membuatnya harus dilarikan ke rumah sakit dua hari kemudian.

Dia berujar tubuhnya bergetar hebat sehingga dia bahkan tak bisa berdiri. Keringat mengalir dari kepala hingga punggungnya.

Meski begitu, dia tetap sadar. Sementara Skripal, yang kamarnya ternyata berada di sebelahnya, berada dalam keadaan koma.

Detektif berusia 38 tahun itu sangat kaget ketika dokter datang dan memberi tahu hasil tes yang menunjukkan ada Novichok dalam darahnya.

Dia berkata awalnya merasa sangat takut karena racun yang dikembangkan di era Uni Soviet itu berada dalam tubuhnya. Sementara dia tak tahu bagaimana itu terjadi.

"Melihat dua orang lainnya (Skripal dan Yulia) menderita dampak yang sangat parah, saya begitu ketakutan," papar Bailey.

Dia membeberkan awal-awal dirawat di rumah sakit merupakan masa paling menyakitkan karena tubuhnya harus dipasang 5-6 selang infus.

Setelah serangan, 15 hari kemudian penyelidik menemukan fakta baik Skripal maupun Bailey terpapar Novichok ketika menyentuh gagang pintu.

Bailey berujar dia sangat marah setelah mengetahui kenyataan tersebut. "Sangat keterlaluan jika mengingat racun tersebut juga bisa menginfeksi lainnya," terangnya.

Baca juga: Mengenal Novichok, Racun Saraf Terhebat yang Dibuat Rusia

Dia diizinkan pulang setelah dirawat selama 2,5 pekan. Namun dia tidak bisa pulang ke rumah karena ditakutkan terjadi kontaminasi.

Karena itu, dia harus merelakan rumah, mobil, segala perabotan, bahkan mainan anak-anaknya dihancurkan untuk mencegah penyebaran lanjutan.

Secara fisik, dia bisa bangkit. Namun tidak dengan sisi emosionalnya. Bailey berkata dia sangat terguncang melihat kenyataan tersebut.

"Kami kehilangan segalanya. Saya mengalami dampak emosional dan psikologis karena harus berada dalam situasi seperti ini," kata Bailey.

Tiga bulan pasca-serangan, warga setempat Charlie Rowley menemukan botol parfum Nina Ricci berisi racun itu, dan memberikan ke pasangannya Dawn Sturgess.

Sturgess tewas sembilan hari kemudian yang membuat Bailey terkejut, namun kematiannya mempermudah penyelidik mengungkap satu per satu kebenaran.

Peristiwa yang menimpa Skripal sempat memanaskan hubungan antara Inggris dan Rusia di mana London mengusir 23 diplomat Kremlin.

Langkah tersebut diikuti oleh negara lain di dunia sehingga 130 diplomat Rusia harus angkat kaki dari 20 negara.

Baca juga: Racun Saraf Novichok Ditemukan Dalam Botol Parfum

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.