Presiden Xi Perintahkan Militernya Bersiap untuk Berperang

Kompas.com - 26/10/2018, 23:33 WIB
Presiden China, Xi Jinping saat menghadiri latihan militer di Laut China Selatan pada Kamis (13/4/2018) Kementrian Pertahanan RRCPresiden China, Xi Jinping saat menghadiri latihan militer di Laut China Selatan pada Kamis (13/4/2018)

BEIJING, KOMPAS.com - Presiden Xi Jinping telah memerintahkan kepada pasukan militernya yang bertugas mengawasi wilayah Laut China Selatan dan Taiwan untuk meningkatkan kemampuan dan bersiap menghadapi keadaan darutat, termasuk peperangan.

Dilansir dari SCMP, yang mengutip stasiun televisi negara CCTV, Presiden Xi mengatakan, Komando Operasi Selatan harus menanggung tanggung jawab militer yang berat dalam beberapa tahun terakhir.

"Adalah penting untuk memperkuat misi.. dan berkonsentrasi persiapan untuk menghadapi peperangan," kata Xi dalam inspeksi yang dilakukan selama tur kunjungan ke Provinsi Guangdong, Kamis (25/10/2018).

"Kita perlu mempertimbangkan segala situasi yang rumit dan menyusun rencana darurat dengan tepat," tambahnya.


"Kita harus meningkatkan latihan kesiapan tempur, latihan bersama dan latihan konfrontatif untuk meningkatkan kemampuan prajurit dan persiapan untuk perang," ujar Xi.

Baca juga: Menhan China: Militer Bakal Gunakan Segala Cara jika Taiwan Berpisah

Kunjungan Xi ke komando militer merupakan salah satu agenda yang dilakukannya selama perjalanan empat hari ke provinsi di China selatan itu.

Kunjungan dilakukan untuk meningkatkan kepercayaan di tengah perlambatan ekonomi dan perdagangan yang berkembang, serta persaingan strategisnya dengan Amerika Serikat.

Rincian pidato Xi saat di Guangdong, dirilis sehari setelah pernyataan Menteri Pertahanan yang juga Jenderal Penasihat Negara, Wei Fenghe, yang mengatakan negara tidak akan pernah menyerahkan satu bagian pun dari wilayahnya.

Dia juga memperingatkan bahwa ancaman berulang untuk kedaulatan Taiwan akan menjadi sangat berbahaya dan berujung pada tindakan militer.

Sebagian tugas dari Komando Operasi Selatan adalah untuk mengawasi Laut China Selatan, sebuah kawasan yang kerap terjadi ketegangan dengan melibatkan China, AS maupun kekuatan negara lainnya.

Awal Oktober ini, sebuah kapal perusak China nyaris bertabrakan dengan kapal perang AS di wilayah perairan yang disengketakan, setelah melakukan manuver yang berbahaya sebagai upaya memperingatkan kapal tersebut untuk meninggalkan wilayah perairan itu.

Baca juga: Kapal Perang China Tempel 2 Kapal Perang AS di Selat Taiwan

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber SCMP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER INTERNASIONAL] Gelar Selir Raja Thailand Dicopot | Singapura Buka Restoran Khusus Indomie

[POPULER INTERNASIONAL] Gelar Selir Raja Thailand Dicopot | Singapura Buka Restoran Khusus Indomie

Internasional
Gelapkan Uang Restoran demi Putrinya yang Sakit, Pria Singapura Dihukum Penjara

Gelapkan Uang Restoran demi Putrinya yang Sakit, Pria Singapura Dihukum Penjara

Internasional
Tantang Petarung MMA, Ahli Wing Chun Ini KO dalam 72 Detik

Tantang Petarung MMA, Ahli Wing Chun Ini KO dalam 72 Detik

Internasional
Terungkap, Selir Raja Thailand Dicopot karena Ingin Seperti Permaisuri

Terungkap, Selir Raja Thailand Dicopot karena Ingin Seperti Permaisuri

Internasional
Dianggap Tak Setia, Selir Raja Thailand Dicopot

Dianggap Tak Setia, Selir Raja Thailand Dicopot

Internasional
Cegah Mencontek, Sekolah di India Pakaikan Muridnya Kardus di Kepala Saat Ujian

Cegah Mencontek, Sekolah di India Pakaikan Muridnya Kardus di Kepala Saat Ujian

Internasional
Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung 'Teroris' di Suriah

Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung "Teroris" di Suriah

Internasional
Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Internasional
Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Internasional
Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Internasional
Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak 'Rahasiakan' Halaman Depan

Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak "Rahasiakan" Halaman Depan

Internasional
Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Internasional
Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Internasional
Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Internasional
Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X