Kompas.com - 23/10/2018, 16:04 WIB

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Dua kapal perang Amerika Serikat (AS) dilaporkan berlayar ke Selat Taiwan dalam operasi kebebasan navigasi.

Juru bicara Pentagon Kolonel Rob Manning, dua kapal tersebut adalah kapal perusak berkekuatan rudal pandu USS Curtis Wilbur dan kapal penjelajah USS Antietam.

"Dua kapal itu melaksanakan transit rutin untuk menunjukkan komitmen AS atas Indo-Pasifik yang terbuka dan bebas," ujar Manning dikutip AFP Selasa (23/10/2018).

Baca juga: Foto Ungkap Kapal Perang AS Ditempel Ketat Kapal Perang China

Manning melanjutkan, Curtis Wilbur dan Antietam tetap berkoordinasi dengan berbagai otoritas, dan menambahkan AS tidak sedang berusaha menaikkan tensi.

Seorang pejabat di Kementerian Pertahanan AS menuturkan kepada CNN, sejumlah kapal perang China menempel dua kapal perang itu saat proses transit.

Meski menempel, juru bicara Pentagon lainnya, Letkol Christopher Logan berkata dia belum menerima China melakukan manuver yang membahayakan.

SCMP memberitakan kebijakan Washington tersebut bisa memantik kekecewaan China karena AS masih terus mempertahankan komunikasi dengan Taiwan.

Beijing masih menganggap Taiwan sebagai wilayah yang harus segera dipersatukan dengan daratan utama, meski keduanya mempunyai pemerintahan tersendiri sejak 1949.

Pekan lalu, juru bicara Kementerian Luar Negeri China Lu Kang meminta AS untuk menghentikan segala hubungan resmi, termasuk penjualan senjata ke Taiwan.

Transit yang dilakukan dua kapal perang AS terjadi setelah Menteri Pertahanan AS James Mattis bertemu Menhan China Wei Fenghe di Singapura.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.