Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 25/10/2018, 12:08 WIB

SYDNEY, KOMPAS.com - Seorang pelajar di Australia menusuk 8 temannya dengan jarum suntuk dalam aksi "prank" di sebuah sekolah menengah di Sydney Barat, Kamis (25/10/2018).

The Sydney Morning Herald mengabarkan, pelajar tersebut menggunakan jarum suntik yang ditemukan di halte bus setempat untuk menjahili teman-temannya.

Empat ambulans dan 7 paramedis segera meluncur ke Plumpton High School untuk menangani 8 pelajar tersebut.

Baca juga: Patahan Jarum Suntik Tertinggal di Paha Bayi Usia 1,5 Bulan

Tidak ada yang terluka serius atau pun membutuhkan perawatan lebih lanjut.

Namun demikian, juru bicara kru ambulans menyatakan mereka semua akan dibawa ke rumah sakit untuk mengurangi risiko terkena hepatitis B, hepatitis C, dan HIV.

"Mereka akan masuk rumah sakit untuk menjalani tes sebagai pencegahan," ujar perwakilan polisi.

Para pelajar itu harus menunggu beberapa bulan untuk mendapatkan hasil dari tes darah.

Seorang ibu dari salah satu murid di Plumpton High School mengatakan, sekolah itu dikunci setelah insiden tersebut.

"Putra saya bilang ada seorang murid laki-laki yang menemukan jarum di pemberhentian bus dan kemudian berkeliling menusuk orang lain," ucap perempuan yang tidak ingin disebutkan namanya.

Dalam sebuah pernyataan, juru bicara Departemen Pendidikan New South Wales menyatakan, orangtua dari murid-murid yang ditusuk dengan jarum telah dihubungi.

Baca juga: Pergantian Sang Ratu Bikin Kota Sydney Dipenuhi Sarang Lebah

Sementara, polisi masih melanjutkan penyelidikan.

"Sekolah akan mengambil langkah disiplin tegas terhadap murid tersebut," demikian pernyataan itu.

"Staf dan murid mendapat dukungan dan berbagai cara telah dilakukan kepada skeolah untuk membimbing, termasuk bantuan konseling," imnbuhnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.