Kompas.com - 21/02/2020, 15:22 WIB

MOSKWA, KOMPAS.com - Semenjak virus corona menyebar hampir ke beberapa negara di dunia termasuk Rusia, berbagai video prank anak muda Rusia membuat warganya takut. 

Sebuah video yang dilansir dari "Kara.prank" menunjukkan seorang pria yang telah membuat panik warga Moskwa di dalam metro.

Tiba-tiba saja pria ini masuk memakai masker wajah dan jatuh tidak sadarkan diri. Perbuatannya tentu saja hanya gurauan alias prank. 

Baca juga: Redam Kepanikan Virus Corona, Sopir di Rusia Ini Lakukan Prank

Tak lama dia ditangkap oleh kepolisian Moskwa dan ditahan selama 5 tahun penjara.

Sejauh ini baru ada dua kasus infeksi virus corona di Rusia. Namun begitu warga Rusia sudah sangat panik dan memakai masker wajah untuk pencegahan penularan virus.

Videonya tayang pada awal Februari silam. "Satu orang telah ditangkap. Kami sedang mencari yang lainnya." Ungkap juru bicara kepolisian, Irina Volk.

Tersangka yang tidak diberi tahu namanya kini ditahan selama 5 tahun di penjara dengan tuduhan kasus kriminalitas. Namun media sosial mengidentifikasikan sosok ini sebagai seorang blogger bernama Karomat Dzhaborov.

Pada Minggu (09/02/2020) pengguna instagram Kara.prank ditahan di dalam kantor polisi Stasiun Metro dan meminta pengikutnya untuk mendukung.

Baca juga: Kenapa Virus Corona Lebih Mudah Serang Pria Daripada Wanita?

"Mereka ingin memenjarakanku," Ungkap si pemilik akun.

Adapun Pihak Metro Moskwa mengungkapkan bahwa membutuhkan pihak otoritas untuk menemukan para pelaku prank lain setelah sosial media melaporkan adanya dua orang memakai hazmat kuning melakukan parade penumpang Asia sambil terbatuk-batuk selama berada di dalam kereta metro.

Saat ini baru ada dua kasus infeksi virus corona yang dikonfirmasi pemerintah Rusia. Lebih dari 76 ribu kasus infeksi di seluruh dunia dengan angka terbesar di China sebanyak 75.464 kasus. 

Baca juga: Dianggap Penyebab Virus Corona, China Bakal Keluarkan Larangan Konsumsi Hewan Liar

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.