Biografi Tokoh Dunia: Luciano Pavarotti, Penyanyi Opera Legendaris

Kompas.com - 11/10/2018, 17:14 WIB
Penyanyi opera bersuara tenor, Luciano Pavarotti. AFP / MARK MAINZ / GETTY IMAGES NORTH AMERICAPenyanyi opera bersuara tenor, Luciano Pavarotti.

Penampilan Terakhir

Pada 2004, saat dirinya telah berusia 69 tahun, Pavarotti mulai merencanakan untuk menggelar sebuah tur perpisahan sebelum menutup karier bernyanyinya.

Desember 2004, dia pun mengumumkan akan menggelar pertunjukkan di 40 kota di sejumlah negara.

Namun rangkaian tur tersebut sempat tertunda karena Pavarotti harus menjalani operasi tulang belakang pada Maret 2005 dan awal 2006 dia didiagnosis dengan kanker pankreas, memaksa dibatalkannya pertunjukan di AS, Kanada dan Inggris.

Seremonial pembukaan Olimpiade Musim Dingin 2006 di Turin, Italia pada 10 Februari 2006 menjadi penampilan terakhir sang maestro.

Kala itu dia menyanyikan Nessun dorma yang disambut dengan tepuk tangan yang sangat meriah dari para penonton yang hadir sekaligus para tamu internasional.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: Mahatma Gandhi, Sang Jiwa Agung Pecinta Damai

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun terungkap kemudian pada 2008 oleh sutradara pertunjukan di acara pembukaan tersebut bahwa suara Pavarotti saat itu adalah rekaman. Hal tersebut lantaran kondisi cuaca saat itu yang sangat dingin dianggap mustahil untuk bernyanyi secara langsung.

Akhir Kehidupan

Luciano Pavarotti meninggal dunia di usia 71 tahun, pada 6 September 2007 di kampung halamannya, Modena, Italia.

Dia meninggal akibat komplikasi dari kanker pankreas yang dideritanya, meski telah sempat dilakukan operasi dan penanganan selama dua pekan untuk menyembuhkannya.

Pavarotti meninggalkan empat anak perempuan, tiga dari hasil pernikahan pertamanya dengan Adua dan seorang dari istri keduanya, Nicoletta Mantovani.

Upacara pemakaman dilangsungkan di Katedral Modena yang dihadiri Perdana Menteri Italia Romano Prodi dan Sekjen PBB, Kofi Annan. Jenazah Pavarotti kemudian dibawa ke desa Montale Rangone untuk dimakamkan di makam keluarga.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: Harry Warner, Presiden Awal Warner Bros

.

.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.