Biografi Tokoh Dunia: Luciano Pavarotti, Penyanyi Opera Legendaris

Kompas.com - 11/10/2018, 17:14 WIB
Penyanyi opera bersuara tenor, Luciano Pavarotti.AFP / MARK MAINZ / GETTY IMAGES NORTH AMERICA Penyanyi opera bersuara tenor, Luciano Pavarotti.

Menjadi Penyanyi Profesional

Di tahun 1961, Pavarotti memenangkan sebuah kompetisi internasional yang diadakan di Teatro Reggio Emilia, Italia dan mengawali debut operanya dengan menjadi Rodolfo untuk pertunjukan bertajuk La Boheme pada 29 April.

Dua tahun berselang, Pavarotti melakukan debut di Austria dengan tampil di Vienna State Opera pada bulan Februari. Dia kembali tampil di sana pada Maret dan April 1963.

Pada tahun yang sama, Pavarotti juga berkesempatan untuk tampil di Dundalk, Irlandia dan melakukan debut di Royal Opera House, London.

Kendati seluruh penampilannya di tahun-tahun awal sebagai penyanyi opera sebagian besar bisa dikatakan berjalan dengan lancar, namun belum membuatnya terkenal.

Situasi tersebut mulai berubah setelah dirinya berkenalan dengan pasangan penyanyi Joan Sutherland dan Richard Bonynge, yang merupakan seorang konduktor.

Pada tahun 1963, Pavarotti mendapat kesempatan untuk ikut serta dalam tur yang akan dilakukan Joan Sutherland ke Australia. Bersama dengan Sutherland, Pavarotti tampil di 40 pertunjukan selama dua bulan.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: Elvis Presley, King of Rock n Roll

Tur di Australia itu telah memberi Pavarotti pengalaman berharga, termasuk dalam teknik pernapasan yang dipelajarinya dari Sutherland.

Pada Februari 1965, Pavarotti akhirnya mendapat kesempatan untuk debut di Amerika Serikat, tepatnya di Miami dengan tampil di pertunjukan Donizetti yang bertajuk Lucia di Lammermoor.

Dia tampil menggantikan penyanyi tenor yang mendadak sakit dan tidak ada penyanyi lain yang bisa menggantikannya. Dengan rekomendasi dari Joan Sutherland, Pavarotti akhirnya dapat tampil sebagai penyanyi tenor pengganti.

Pada 1972, masih bersama dengan Sutherland dan membawakan sebuah produksi dari Donizetti bertajuk La Fille du Regimenr, Pavarotti tampil memukau di New York Metropolitan Opera.

Setelahnya, Pavarotti dengan cepat menjadi dikenal secara internasional sebagai seorang penyanyi opera dan memiliki banyak penggemar. Dia juga tampil dalam rekaman serta pertunjukan di televisi.

Selain tampil dengan Sutherland di sejumlah pertunjukan yang melambungkan namanya, Pavarotti juga tampil solo.

Dia juga beberapa kali tampil bersama dengan dua penyanyi tenor lain, yakni Placido Domingo dan Jose Carreras asal Spanyol, yang kemudian menamakan diri mereka dengan Three Tenors.

Penampilannya dengan Three Tenors telah dinilai membawa musik klasik ke level yang belum pernah ada sebelumnya.

Tak hanya tampil bersama dengan sesama musisi klasik dan penyanyi opera, Pavarotti juga pernah beberapa kali tampil berkolaborasi dengan musisi ternama seperti Eric Clapton, vokalis U2 Bono, Elton John, penyanyi Celine Dion dan bahkan grup vokal Spice Girls.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: Van Gogh, Pelukis Pasca-Impresionisme

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Raja Malaysia Hentikan Rombongannya untuk Tolong Korban Kecelakaan

Raja Malaysia Hentikan Rombongannya untuk Tolong Korban Kecelakaan

Internasional
Antisipasi Pencurian, Gerobak Bakso Ikan di Manila Dilengkapi CCTV

Antisipasi Pencurian, Gerobak Bakso Ikan di Manila Dilengkapi CCTV

Internasional
Cuaca di Jerman Panas, Seorang Pria Naik Motor Sambil Bugil

Cuaca di Jerman Panas, Seorang Pria Naik Motor Sambil Bugil

Internasional
Malaysia Gagalkan Penyelundupan 5.000 Ekor Kura-kura

Malaysia Gagalkan Penyelundupan 5.000 Ekor Kura-kura

Internasional
Kini Toilet Masuk Kurikulum Pendidikan Kader Partai Komunis China

Kini Toilet Masuk Kurikulum Pendidikan Kader Partai Komunis China

Internasional
Antar Makan Siang ke Teman, Wanita Ini Meloncat dari Ketinggian 300 Meter

Antar Makan Siang ke Teman, Wanita Ini Meloncat dari Ketinggian 300 Meter

Internasional
Diburu ISIS dan Kepalanya Dihargai Rp 14 Miliar, Siapakah Joanna Palani?

Diburu ISIS dan Kepalanya Dihargai Rp 14 Miliar, Siapakah Joanna Palani?

Internasional
Hari Ini dalam Sejarah: Kisah Penerbangan Helikopter untuk Kali Pertama

Hari Ini dalam Sejarah: Kisah Penerbangan Helikopter untuk Kali Pertama

Internasional
Presiden Iran: Kami Tidak Berniat Mempermalukan AS

Presiden Iran: Kami Tidak Berniat Mempermalukan AS

Internasional
Hendak Masuk AS, Ayah dan Bayinya Tewas Tenggelam di Sungai Meksiko

Hendak Masuk AS, Ayah dan Bayinya Tewas Tenggelam di Sungai Meksiko

Internasional
Rusia Pamerkan Drone Baru Mirip Burung Hantu Harry Potter

Rusia Pamerkan Drone Baru Mirip Burung Hantu Harry Potter

Internasional
Trump: Iran Bakal Lenyap jika Serang Orang Amerika

Trump: Iran Bakal Lenyap jika Serang Orang Amerika

Internasional
Trauma Diejek Ibunya Tidak Cantik, Wanita Ini Habis Rp 3 Miliar untuk Operasi Plastik

Trauma Diejek Ibunya Tidak Cantik, Wanita Ini Habis Rp 3 Miliar untuk Operasi Plastik

Internasional
Biaya Pernikahan Tinggi Bikin Warga Desa di China Jatuh Miskin

Biaya Pernikahan Tinggi Bikin Warga Desa di China Jatuh Miskin

Internasional
Hari Ini dalam Sejarah: Misi Pengiriman Makanan dan Sebab Berdirinya Tembok Berlin

Hari Ini dalam Sejarah: Misi Pengiriman Makanan dan Sebab Berdirinya Tembok Berlin

Internasional

Close Ads X