Biografi Tokoh Dunia: Luciano Pavarotti, Penyanyi Opera Legendaris

Kompas.com - 11/10/2018, 17:14 WIB
Penyanyi opera bersuara tenor, Luciano Pavarotti. AFP / MARK MAINZ / GETTY IMAGES NORTH AMERICAPenyanyi opera bersuara tenor, Luciano Pavarotti.

KOMPAS.com - Sebagai seorang penyanyi opera, Luciano Pavarotti tidak bisa dipungkiri telah turut berperan dalam kembali mempopulerkan seni opera di abad ke-20.

Pavarotti, yang lahir pada 12 Oktober 1935, mengawali kariernya sebagai penyanyi opera dengan tampil di Teater Reggio Emilia di Italia pada 1961 saat dirinya berusia 26 tahun.

Dia tampil dalam pertunjukan bertajuk La Boheme dan memerankan tokoh sebagai Rodolfo.

Kariernya menanjak cukup cepat dengan dua tahun kemudian tampil di Royal Opera House di London, Inggris, hingga akhirnya dapat memulai debut di Amerika pada 1965.


Luciano Pavarotti lahir di Modena, utara Italia. Dia adalah anak dari Fernando Pavarotti, seorang pembuat roti sekaligus penyanyi tenor amatir, dan Adele Venturi, yang bekerja di pabrik rokok.

Bakat bernyanyi Pavarotti didapat dari sang ayah yang juga memiliki suara tenor. Namun sang ayah menjalani profesi sebagai penyanyi karena sering gugup saat tampil di depan banyak orang.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: John Lennon, Musisi dan Pendiri The Beatles

Keluarga Pavarotti juga dikenal sederhana, dengan tinggal di sebuah apartemen dua kamar dan dihuni empat anggota keluarga.

Saat Perang Dunia II meletus, keluarga Pavarotti terpaksa pindah dari kota dan tinggal di daerah pinggiran dengan menyewa sebuah kamar dari keluarga petani.

Semasa kecil Pavarotti sempat bercita-cita untuk menjadi pemain sepakbola. Namun seiring berjalannya waktu, dia mulai melepaskan impian itu dan mulai berlatih menyanyi.

Ayah Pavarotti memiliki banyak rekaman penyanyi tenor terkenal seperti Beniamino Gigli, Giovanni Martinelli, Tito Schipa, dan Enrico Caruso.

Pavarotti mengaku sangat mengagumi Giuseppe Di Stefano dan banyak terinspirasi oleh Mario Lanza.

Pavarotti mulai serius mempelajari musik pada 1954, saat dirinya berusia 19 tahun.

Dia kemudian berkesempatan untuk belajar musik dan menyanyi dari Arrigo Pola, seorang pelatih dan penyanyi tenor profesional di Modena, yang bersedia melatih Pavarotti tanpa menarik bayaran.

Saat berusia 20 tahun, bersama dengan kelompok paduan suara dari kampung halamannya, Pavarotti mengikuti sebuah kompetisi musik internasional di Wales, Inggris, dan berhasil meraih juara pertama.

Pengalaman menjuarai kompetisi itulah yang kemudian mendorong Pavarotti untuk menjadi seorang penyanyi profesional.

Tak hanya menjuarai kompetisi, saat itu Pavarotti juga bertemu dengan seorang wanita bernama Adua Veroni yang kemudian dinikahinya pada 1961.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: Jimi Hendrix, Sang Gitaris Legendaris

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria di Pakistan Lepaskan Singa Peliharaan Serang Tukang Listrik yang Tagih Bayaran

Pria di Pakistan Lepaskan Singa Peliharaan Serang Tukang Listrik yang Tagih Bayaran

Internasional
Tabrakan Bus dengan Kendaraan Berat, 35 Warga Asing Tewas dalam Perjalanan Umroh

Tabrakan Bus dengan Kendaraan Berat, 35 Warga Asing Tewas dalam Perjalanan Umroh

Internasional
Wanita Indonesia Ini Masuk dalam 100 Perempuan Berpengaruh Dunia Versi BBC

Wanita Indonesia Ini Masuk dalam 100 Perempuan Berpengaruh Dunia Versi BBC

Internasional
Kembali Ejek Pemimpin Hong Kong, Politisi Oposisi Pro-demokrasi Diusir

Kembali Ejek Pemimpin Hong Kong, Politisi Oposisi Pro-demokrasi Diusir

Internasional
Trump Marah Disebut Beri 'Lampu Hijau' untuk Serangan Turki ke Suriah

Trump Marah Disebut Beri "Lampu Hijau" untuk Serangan Turki ke Suriah

Internasional
Karena Turis Sering Tersesat, Kota di Italia Larang Penggunaan Google Maps

Karena Turis Sering Tersesat, Kota di Italia Larang Penggunaan Google Maps

Internasional
Keluarga Belanda yang Bersembunyi 9 Tahun 'Menunggu Hari Kiamat' Memakai 'Bahasa Khayalan'

Keluarga Belanda yang Bersembunyi 9 Tahun "Menunggu Hari Kiamat" Memakai "Bahasa Khayalan"

Internasional
AS Ancam Bakal Jatuhkan Sanksi Tambahan jika Turki Tak Hentikan Serangan ke Kurdi Suriah

AS Ancam Bakal Jatuhkan Sanksi Tambahan jika Turki Tak Hentikan Serangan ke Kurdi Suriah

Internasional
Kasus Keluarga Belanda Bersembunyi 9 Tahun 'Menunggu Kiamat', Pria Austria Ditahan

Kasus Keluarga Belanda Bersembunyi 9 Tahun "Menunggu Kiamat", Pria Austria Ditahan

Internasional
Surat Trump kepada Erdogan: Jangan Jadi Bodoh

Surat Trump kepada Erdogan: Jangan Jadi Bodoh

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Keluarga di Belanda 'Menanti Kiamat' | Erdogan Tak Khawatir Disanksi AS

[POPULER INTERNASIONAL] Keluarga di Belanda "Menanti Kiamat" | Erdogan Tak Khawatir Disanksi AS

Internasional
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Dikeroyok Orang-orang Tak Dikenal Pakai Palu

Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Dikeroyok Orang-orang Tak Dikenal Pakai Palu

Internasional
Filipina Diguncang Gempa Bermagnitudo 6,4, Ratusan Warga Menyelamatkan Diri

Filipina Diguncang Gempa Bermagnitudo 6,4, Ratusan Warga Menyelamatkan Diri

Internasional
Beralasan 'Menanti Kiamat', Satu Keluarga di Belanda Tinggal di Bawah Tanah selama 9 Tahun

Beralasan "Menanti Kiamat", Satu Keluarga di Belanda Tinggal di Bawah Tanah selama 9 Tahun

Internasional
Mabuk dan Gigit Polwan, Wanita Asal Selandia Baru Ini Dipenjara di Singapura

Mabuk dan Gigit Polwan, Wanita Asal Selandia Baru Ini Dipenjara di Singapura

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X