Sedang Siaran Langsung, Jurnalis Ini Dilempar Telur dan Dipukul

Kompas.com - 20/09/2018, 16:58 WIB
Potongan rekaman video yang memperlihatkan jurnalis Ukraina Darina Bilera dipukul seorang pengunjuk rasa ketika melaporkan aksi demonstrasi menentang keputusan ekstradisi seorang prajurit ke Rusia. CEN via Daily MailPotongan rekaman video yang memperlihatkan jurnalis Ukraina Darina Bilera dipukul seorang pengunjuk rasa ketika melaporkan aksi demonstrasi menentang keputusan ekstradisi seorang prajurit ke Rusia.

KIEV, KOMPAS.com - Seorang jurnalis perempuan di Kiev, Ukraina mendapat pemukulan ketika sedang melaksanakan siaran langsung.

Diwartakan Daily Mail Rabu (19/9/2018), Darina Bilera dari kanal NewsOne TV meliput aksi demonstrasi yang terjadi di depan Kantor Jaksa Penuntut.

Para pengunjuk rasa memprotes keputusan pemerintah Ukraina untuk mengekstradisi prajurit bernama Timur Tumgoev ke Rusia atas permintaan Dinas Keamanan Federal.

Baca juga: Aung San Suu Kyi Bela Vonis Penjara untuk Dua Jurnalis Reuters

Tumgoev, prajurit yang bertempur melawan pemberontak pro-Rusia, dituduh Kremlin merupakan anggota Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Ketika Bilera sedang melakukan siaran langsung, tiba-tiba ada telur yang dilempar ke arahnya, dengan salah seorang pria meneriakinya sebagai pro-Rusia.

Polisi anti-huru hara yang berjaga di belakangnya tak melakukan apapun untuk menolong sehingga membuat jurnalis 20 tahun itu menyingkir.

"Seperti yang bisa Anda lihat, kami diserang dengan mereka melemparkan telur dan es ke arah kami," kata Bilera yang masih terus melanjutkan reportasenya.

Setelah dia berada di tempat yang agak jauh dari kantor jaksa penuntut, dia kembali melaporkan situasi ketika seorang perempuan menjauhkan mikrofon yang dia pegang/.

Belum hilang keterkejutannya, seorang perempuan lain tiba-tiba memukul wajahnya dan membuatnya kembali menjauh ke tempat aman.

Tumgoev yang bertempur di sisi pemerintah Ukraina sejak November 2017 dilaporkan telah dua kali mengajukan permintaan suaka.

Adapun NewsOne TV dimiliki pengusaha sekaligus politisi Vadim Rabinovich yang dikenal sebagai "Donald Trump-nya Ukraina".

Partai Rabinovich, His For Life, mempunyai tiga kursi di parlemen, dan mengusulkan pembicaraan damai untuk penyelesaian damai Ukraina-Rusia.

Dia dikabarkan mempunyai dukungan dari sejumlah pebisnis berpengaruh Rusia yang mempunyai koneksi dengan Presiden Vladimir Putin.

Baca juga: Sedang Wawancara Menteri, Jurnalis Televisi Rusia Jatuh Pingsan

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Daily Mail
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Internasional
Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Internasional
MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

Internasional
Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Internasional
Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Internasional
Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

Internasional
Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Internasional
Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Internasional
Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Internasional
[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X