Tinjau Korban Badai Florence, Trump Berbagi Pelukan dan "Hot Dog"

Kompas.com - 20/09/2018, 08:49 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump membagikan makanan kepada korban Badai Florence pada Kamis (19/9/2018) di New Bern, Carolina Utara. (AFP/Nicholas Kamm) Presiden Amerika Serikat Donald Trump membagikan makanan kepada korban Badai Florence pada Kamis (19/9/2018) di New Bern, Carolina Utara. (AFP/Nicholas Kamm)

NEW BERN, KOMPAS.com - Badai Florence yang melanda wilayah pesisir Amerika Serikat telah menewaskan hampir 40 orang.

Memulai tinjauannya pada Rabu (19/9/2018) ke wilayah terdampak di Carolina Utara dan Carolina Selatan, Presiden AS Donald Trump meyakinkan para penduduk bahwa pemerintah pusat memberikan dukungan penuh.

"Washington bersama kalian. Trump bersama kalian," katanya saat melakukan pengarangan di markas operasi darurat di Conway, Carolina Selatan.

Baca juga: Badai Florence: Pria Ini Evakuasi Hewan Peliharaan Pakai Bus Sekolah

"Sejumlah banjir tentu sangat besar. Kami sudah melihat foto-foto rumah terendam air hingga atap," ucapnya, seperti dikutip dari AFP.

Dari Cherry Point, Trump melakukan perjalanan ke New Bern di Carolina Utara.

New Bern merupakan kota yang dikelilingi oleh sungai Neuse dan Trent sehingga mengalami banjir yang parah.

Melansir Daily Mail, sampai di sana, Trump berjabat tangan dengan relawan di sebuah parkiran gereja setempat dan membagikan kotak styrofoam berisi makanan berupa hot dog, keripik, dan buah.

"Semoga hari Anda menyenangkan," katanya kepada salah satu korban yang melintas dengan mobil.

"Semoga berhasil dengan semuanya," ucapnya sambil menepuk-nepuk tangan pria tersebut.

Selain itu, para korban meminta pelukan dari sang presiden. Seorang relawan muda juga terlihat dipeluk Trump dan berbicara dengan orangtuanya.

Baca juga: Terjangan Badai Florence di AS Renggut 13 Korban Jiwa

"Anda melakukannya dengan baik," ujarnya.

Dia mengobrol dan menjabat tangan warga saat berjalan di sepanjang jalan yang dipenuhi sampah, ranting-ranting dan perabotan basah. Beberapa orang bertepuk tangan ketika dia lewat.

Bantuan dari Michael Jordan

Sementara itu, legenda NBA Michael Jordan, seorang penduduk asli Carolina Utara, mengumumkan akan menyumbangkan 2 juta dollar AS atau sekitar Rp 29,6 miliar untuk membantu upaya pemulihan area tersebut.

Dia menyumbangkan 1 juta dollar AS itu atau Rp 14,8 miliar kepada Palang Merah AS dan 1 juta dollar lainnya untuk Carolonas Florence Response Fund.

Baca juga: Begini Penampakan Badai Florence dari Stasiun Luar Angkasa

Jordan, yang juga pemilik Charlotte Hornets National Basketball Association, dibesarkan di Wilmington, dekat lokasi badai Florence melakukan pendaratan.

"Anda harus menjaga rumah," kata Jordan kepada surat kabar The Charlotte Observer.

"Wilmington benar-benar adalah rumah saya," kata mantan bintang Chicago Bulls tersebut.



Terkini Lainnya

Sampaikan Dukacita, Erdogan Sebut Morsi sebagai Martir

Sampaikan Dukacita, Erdogan Sebut Morsi sebagai Martir

Internasional
Mantan Presiden Mesir Mohamed Morsi Meninggal di Tengah Persidangan

Mantan Presiden Mesir Mohamed Morsi Meninggal di Tengah Persidangan

Internasional
Ledakan Misterius Terjadi di Perbatasan China dan Korea Utara

Ledakan Misterius Terjadi di Perbatasan China dan Korea Utara

Internasional
Dilanda Kekeringan, Namibia Bakal Jual 1.000 Satwa Liar

Dilanda Kekeringan, Namibia Bakal Jual 1.000 Satwa Liar

Internasional
Diundang Kim Jong Un, Xi Jinping Akan Kunjungi Korea Utara Pekan Ini

Diundang Kim Jong Un, Xi Jinping Akan Kunjungi Korea Utara Pekan Ini

Internasional
Protes Kekerasan oleh Pasien, Ribuan Dokter di India Gelar Aksi Mogok

Protes Kekerasan oleh Pasien, Ribuan Dokter di India Gelar Aksi Mogok

Internasional
Kisah Peluncuran 'Discovery STS-51G', Bawa Astronot Muslim Pertama

Kisah Peluncuran "Discovery STS-51G", Bawa Astronot Muslim Pertama

Internasional
Cadangan Uranium Iran Bakal Melebihi Batas pada 27 Juni

Cadangan Uranium Iran Bakal Melebihi Batas pada 27 Juni

Internasional
Viral soal Pengendara Tertib Berlalu Lintas di India, Ini Penjelasannya

Viral soal Pengendara Tertib Berlalu Lintas di India, Ini Penjelasannya

Internasional
Jumlah Hulu Ledak Nuklir di Dunia Dilaporkan Menurun tapi Lebih Modern

Jumlah Hulu Ledak Nuklir di Dunia Dilaporkan Menurun tapi Lebih Modern

Internasional
Pemerintah Saudi Tutup Kelab Malam 'Halal' di Hari Pembukaannya

Pemerintah Saudi Tutup Kelab Malam "Halal" di Hari Pembukaannya

Internasional
Otoritas Bangladesh Ubah Menu Sarapan di Penjara Setelah 200 Tahun

Otoritas Bangladesh Ubah Menu Sarapan di Penjara Setelah 200 Tahun

Internasional
Mencoba Trik Sulap Houdini, Pesulap Ini Malah Menghilang di Sungai

Mencoba Trik Sulap Houdini, Pesulap Ini Malah Menghilang di Sungai

Internasional
Presiden Brasil: Kriminalisasi Homofobia Justru Rugikan Kaum Gay

Presiden Brasil: Kriminalisasi Homofobia Justru Rugikan Kaum Gay

Internasional
Gelar Misa Perdana di Gereja Notre Dame, Uskup Agung Paris Pakai Helm Putih

Gelar Misa Perdana di Gereja Notre Dame, Uskup Agung Paris Pakai Helm Putih

Internasional

Close Ads X