Israel Akhiri Bantuan Kemanusiaan untuk Warga Suriah di Perbatasan

Kompas.com - 14/09/2018, 06:16 WIB
Warga Suriah yang melarikan diri dari kampung halaman mereka berjalan mendekati perbatasan dengan wilayah Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel. AFP / JALAA MAREYWarga Suriah yang melarikan diri dari kampung halaman mereka berjalan mendekati perbatasan dengan wilayah Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel.

TEL AVIV, KOMPAS.com - Otoritas Israel mengumumkan bakal segera mengakhiri penyediaan bantuan kemanusiaan dan medis kepada warga Suriah yang melarikan diri ke Dataran Tinggi Golan yang diduduki.

Pemberian bantuan kemanusiaan tersebut selama ini telah menjadi kebijakan pemerintah Israel untuk menawarkan bantuan kepada warga Suriah yang mencapai garis perbatasan di Golan.

Hal tersebut dilakukan Israel dengan tanpa terlibat dalam konflik kekerasan yang terjadi di Suriah. Namun demikian, operasi pemberian bantuan kemanusiaan tersebut direncanakan untuk dihentikan.

" Bantuan kemanusiaan telah berakhir seiring dengan kembalinya rezim pemerintah di wilayah selatan Suriah," kata tentara Israel dalam pernyataannya, Kamis (13/9/2018).

Baca juga: Israel Serang Pasukan Suriah di Dataran Tinggi Golan

Melansir dari AFP, dalam lima tahun terakhir, tercatat ada 4.900 warga sipil Suriah, termasuk 1.300 anak-anak, yang telah dirawat di rumah sakit Israel.

Selain itu, sebanyak 7.000 warga Suriah yang dirawat di sebuah rumah sakit lapangan dekat garis gencatan senjata di Dataran Tinggi Golan.

Pemberian makanan, peralatan medis, obat-obatan, tenda, bahan bakar, dan pakaian dilakukan sebagai bagian dari apa yang disebut oleh tentara Israel sebagai "Operasi Tetangga yang Baik".

Akan tetapi, sejak pemberian bantuan dilakukan mulai 2011, Israel secara konsisten telah menolak untuk menjadi tuan rumah pengungsi dari negara yang dilanda peperangan tersebut.

Israel menduduki Dataran Tinggi Golan sekitar 50 tahun yang lalu sebelum mencaploknya pada tahun 1981, dalam sebuah langkah yang tidak pernah diakui oleh masyarakat internasional.

Israel mengatakan telah berusaha untuk tetap tidak terlibat dengan perang di Suriah.

Tetapi Israel telah berulang kali melakukan serangan udara terhadap pasukan Presiden Suriah Bashar al-Assad serta sekutu-sekutunya, Hizbullah Lebanon dan Iran.

Baca juga: Di Golan, Tentara Israel Bantu Warga Suriah yang Terluka akibat Perang



Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X