Permintaan Terakhir, Pria Ini Ingin Makan Es Krim

Kompas.com - 05/09/2018, 19:29 WIB
Dalam foto yang dirilis Dinas Ambulans Queensland (QAS), terlihat Ron McCartney memakan es krim sundae karamel sebagai permintaan terakhir. Pria 72 tahun itu meninggal pekan lalu. QUEENSLAND AMBULANCE SERVICE via BBCDalam foto yang dirilis Dinas Ambulans Queensland (QAS), terlihat Ron McCartney memakan es krim sundae karamel sebagai permintaan terakhir. Pria 72 tahun itu meninggal pekan lalu.

GOLD COAST, KOMPAS.com - Layanan Ambulans Queensland (QAS), Australia, mendapat ucapan terima kasih setelah memenuhi permintaan terakhir seorang pria.

Diwartakan BBC Rabu (5/9/2018), dua petugas QAS mengizinkan pria bernama Ron McCartney untuk memakan es krim sundae.

Dalam keterangan di Facebook, QAS bercerita bahwa istri McCartney, Sharon, menelepon agar suaminya diantar menuju fasilitas perawatan paliatif di Gold Coast.

Baca juga: Idap Kanker Langka, Remaja Ini Nikahi Kekasihnya sebagai Permintaan Terakhir

Dua petugas QAS, Kate dan Hanna, merespon panggilan yang dilakukan pada pekan lalu. Sharon berujar suaminya hanya makan sedikit dalam dua tahun terakhir.

Selama perjalanan ke fasilitas paliatif, salah satu petugas bertanya kepada pria 72 tahun itu makanan apa yang dia sukai.

" Es krim sundae karamel," jawab McCartney. Petugas mengabulkan permintaannya, dan mengunggah foto ketika dia makan es krim ke Facebook.

Unggahan itu langsung mendapat respon dari putri McCartney, Danielle Smith. Dia menuturkan sang ayah meninggal Sabtu (1/9/2018) di fasilitas paliatif.

Selama 17 tahun, Danielle menuturkan ayahnya berjuang melawan kanker pankreas. "Ayah sangat menikmatinya," ujar dia.

"Ibu dan saya tak hentinya berterima kasih kepada QAS yang telah membantu dan menunjukkan kasih sayang kepada ayah," lanjut Danielle.

November 2017 lalu, QAS juga menerima pujian setelah mengabulkan permintaan seorang pasien perempuan untuk melihat pantai di saat terakhirnya.

Dua anggota QAS, Graeme Cooper dan Danielle Kellan membawa pasien itu berkendara sejauh 280 kilometer menuju pantai yang menjadi favoritnya.

Baca juga: Paramedis di Australia Kabulkan Permintaan Terakhir Pasien untuk Melihat Pantai

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber BBC
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Demonstrasi Kenaikan Harga BBM di Iran, 106 Orang Tewas

Demonstrasi Kenaikan Harga BBM di Iran, 106 Orang Tewas

Internasional
Disebut Tak Tertandingi di Timur Tengah, Apa Saja Rudal yang Dipunyai Iran?

Disebut Tak Tertandingi di Timur Tengah, Apa Saja Rudal yang Dipunyai Iran?

Internasional
Studi Pentagon: Rudal Iran Tak Tertandingi di Timur Tengah

Studi Pentagon: Rudal Iran Tak Tertandingi di Timur Tengah

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] 600 Demonstran Hong Kong Menyerah | Mia Khalifa Kisahkan Pengalaman

[POPULER INTERNASIONAL] 600 Demonstran Hong Kong Menyerah | Mia Khalifa Kisahkan Pengalaman

Internasional
Mantan Bintang Porno Mia Khalifa Kisahkan Dijebak Masuk ke Industri Film Dewasa

Mantan Bintang Porno Mia Khalifa Kisahkan Dijebak Masuk ke Industri Film Dewasa

Internasional
Menyeberang Sambil Pakai 'Headphone' dan Bermain Ponsel, Juara Tinju Ini Tewas Ditabrak Kereta

Menyeberang Sambil Pakai "Headphone" dan Bermain Ponsel, Juara Tinju Ini Tewas Ditabrak Kereta

Internasional
Berbohong Dirinya Diperkosa, Pria Indonesia Dipenjara di Singapura

Berbohong Dirinya Diperkosa, Pria Indonesia Dipenjara di Singapura

Internasional
Mantan Model Playboy Ini Berniat 'Nyalon' Jadi Presiden Kroasia

Mantan Model Playboy Ini Berniat "Nyalon" Jadi Presiden Kroasia

Internasional
Dikepung Polisi, Demonstran Hong Kong di Universitas Tulis Kata-kata Terakhir

Dikepung Polisi, Demonstran Hong Kong di Universitas Tulis Kata-kata Terakhir

Internasional
Trump Kunjungi Rumah Sakit Militer secara Rahasia, Kesehatannya Jadi Sorotan

Trump Kunjungi Rumah Sakit Militer secara Rahasia, Kesehatannya Jadi Sorotan

Internasional
Bentrokan di Universitas Hong Kong, Keluarga yang Cemas Menanti Kabar Anaknya

Bentrokan di Universitas Hong Kong, Keluarga yang Cemas Menanti Kabar Anaknya

Internasional
Pemimpin Hong Kong Minta Demonstran yang Ada di Kampus untuk Menyerah

Pemimpin Hong Kong Minta Demonstran yang Ada di Kampus untuk Menyerah

Internasional
Pemerintah Hong Kong Sebut 600 Demonstran Menyerah kepada Polisi

Pemerintah Hong Kong Sebut 600 Demonstran Menyerah kepada Polisi

Internasional
Dokumen soal Penanganan Minoritas Muslim di Xinjiang Bocor, Apa Tanggapan China?

Dokumen soal Penanganan Minoritas Muslim di Xinjiang Bocor, Apa Tanggapan China?

Internasional
Dokumen China Ungkap Penanganan terhadap Minoritas Muslim di Xinjiang

Dokumen China Ungkap Penanganan terhadap Minoritas Muslim di Xinjiang

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X