Evolusi Musik Molam di Tengah Pusaran Politik Thailand

Kompas.com - 14/08/2018, 19:59 WIB
Khon Khaen adalah salah satu kota besar di Isaarn. Shinawatra telah menjadi kekuatan politik yang mendominasi di wilayah ini selama hampir 20 tahun. Muhaimin E-Taela for CeritalahKhon Khaen adalah salah satu kota besar di Isaarn. Shinawatra telah menjadi kekuatan politik yang mendominasi di wilayah ini selama hampir 20 tahun.

Ia juga pernah menjadi aktor teater. Tapi itu semua mengingatkannya terhadap kenangan buruk.

“Saya pernah dipenjara di Bangkok pada 2014 karena tuduhan lèse majesté (penghinaan terhadap kerajaan). Saya baru bebas Agustus 2016. Saya memainkan peran menjadi penasihat raja Thailand di sebuah produksi berjudul “The Wolf Bride”. Saya mengutarakan hal yang seharusnya tidak saya ucapkan… Maaf saya tidak bisa mengucapkannya dengan kencang,” ujar Bank sambil meminta maaf dengan tawa yang gugup.

Penampilan Bank yang kontroversial merupakan pengingat akan hari kelam di sejarah Thailand modern – pembantaian di perguruan tinggi Thammasat University yang mengakibatkan tewasnya 100 pelajar dan 800 korban luka saat mereka protes terhadap pemimpin militer saat itu, Thanom Kittikachorn.

Interpretasi lèse majesté sendiri sangat luas. Pasal 112 dari hukum tersebut dapat memberikan hukuman penjara terhadap siapa saja yang “memfitnah, mencela, atau mengancam” pihak kerajaan selama maksimum 15 tahun, sebuah hukum yang tak berubah selama 11 dekade.

Sepertinya ucapan, dan juga budaya, telah menjadi sebuah ajang pertarungan di Thailand yang makin terpolitisasi.

Meskipun begitu, junta militer yang dikepalai oleh Prayut Chan-o-cha, sedang merayu pemilih di Isaarn untuk menghadapi Pemilihan Umum nanti – yang paling lambat diadakan pada Februari 2019 (jika memang akan diadakan).

Meski para elit di Bangkok mengkritisi kebijakan sosial Shinawatra, sekarang di bawah pemerintahan Prayut sebanyak 11,7 juta penduduk – banyak yang tinggal di Isaarn – telah mendapatkan kartu sosial yang memberikan mereka bantuan tunai sebesar THB200 – THB300 per bulan.

Namun, mendengarkan lagi musik Bank di Khon Kaen, seolah mengembalikan kita ke masa lampau.

Ditemani Khaen miliknya dan sebuah keyboard, Bank mulai bergoyang mengikuti irama dan tangannya yang meliuk-liuk mengikuti melodi.

Sadar akan ketidaksukaan Bangkok terhadap semua hal berbau Lao dan Isaarn, lagu-lagu Bank terdengar semakin tajam dan politis, tanpa mengorbankan keanggunannya.

“Negara ini bahkan berusaha mengasimilasikan Molam ke 'tingkat yang lebih tinggi', agar lebih cocok untuk para aristokrat dan elit,” ujar Bank.

Bank pun saat ini sedang melakukan segala hal untuk melawan apa yang ia anggap sebagai upaya untuk mengendalikan sebuah budaya dan warisan yang kaya.

“Saya berusaha membantu Molam berevolusi dengan menggabungkan yang lama dan baru, supaya Molam dapat bertahan menjadi sesuatu yang dinikmati oleh semua – bukan cuma elit. Molam ini untuk semua dan saya akan selalu memainkan Molam untuk rakyat,” tuturnya.*

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X