Kompas.com - 05/08/2018, 14:19 WIB
Kapal pesiar Equanimity berada di di perairan Tanjung Benoa, Bali, pada 4 April 2018. (AFP/Sonny Tumbelaka) Kapal pesiar Equanimity berada di di perairan Tanjung Benoa, Bali, pada 4 April 2018. (AFP/Sonny Tumbelaka)

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Skandal keuangan di perusahaan negara 1MDB yang melibatkan Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak masih menyisakan beberapa hal, termasuk urusan penyitaan aset yang dibeli dengan uang korupsi itu.

Kini, pemerintah Malaysia sedang menyusun pengembalian kapal pesiar mewah yang berada di Indonesia terkait 1MDB.

Demikian pernyataan dari juru bicara kantor Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad kepada AFP, Minggu (5/8/2018).

Baca juga: Polri Tangkap Buronan 1MDB Malaysia, Mahathir Terima Kasih ke Jokowi

"Beberapa pengaturan sedang dilakukan dengan pihak berwenang Indonesia yang bertanggung jawab (untuk mengambil alih kapal pesiar)," kata juru bicara.

"Kami akan memberikan informasi lebih banyak, setelah kami menyelesaikan rinciannya," tambahnya.

Kapal pesiar Equanimity itu terdaftar di Kepulauan Cayman, bagian barat Laut Karibia, sebuah wilayah yang kerap disebut surga pajak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kapal tersebut ditaksir memiliki nilai sekitar 250 juta dollar AS atau Rp 3,6 triliun dan telah disita pada Februari lalu dari Bali.

Seorang pejabat maritim senior mengatakan kepada AFP, kapal pesiar tersebut telah berada di perairan Indonesia, tepatnya di lepas pantai Batam dekat Singapura.

Hubungan bilateral antara Malaysia dan Indonesia semakin dekat dengan kehadiran Mahathir yang mengunjungi Jakarta pada Juni lalu.

Seperti diketahui, Kementerian Kehakiman AS menuding adanya pencurian dana dari perusahaan 1MDB Malaysia yang dilakukan oleh Najib dalam skandal pencucian uang dan penggelapan uang besar-besaran.

Baca juga: Najib Razak Ditangkap KPK Malaysia terkait Kasus 1MDB

Manajemen 1MDB dan Najib menyangkal semua tuduhan. Dalam tuntutan yang diajukan, ada 1,7 miliar dollar AS yang diduga digunakan untuk membeli sejumlah aset, termasuk kapal pesiar, yang dibeli oleh mantan penasihat tidak resmi 1MDB yaitu Jho Low.

Otoritas anti-korupsi Malaysia telah mengeluarkan surat perintah penangkapan Jho Low, yang diduga sebagai tokoh kunci dalam skandal 1MDB.



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.