Polri Tangkap Buronan 1MDB Malaysia, Mahathir Terima Kasih ke Jokowi

Kompas.com - 06/07/2018, 14:46 WIB
Presiden Joko Widodo (kanan) berjabat tangan dengan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad (kiri) usai menyampaikan keterangan pers di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (29/6). Kunjungan kenegaraan tersebut membahas permasalahan perbatasan kedua negara, tenaga kerja, dan sekolah bagi anak Tenaga Kerja Indonesia yang berada di Malaysia. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/Spt/18
ANTARA FOTO/PUSPA PERWITASARIPresiden Joko Widodo (kanan) berjabat tangan dengan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad (kiri) usai menyampaikan keterangan pers di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (29/6). Kunjungan kenegaraan tersebut membahas permasalahan perbatasan kedua negara, tenaga kerja, dan sekolah bagi anak Tenaga Kerja Indonesia yang berada di Malaysia. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/Spt/18

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Ucapan terima kasih tersebut tertuang dalam surat yang dikirimkan Mahathir kepada Jokowi pada Selasa kemarin (3/7/2018).

Dalam surat itu, PM yang akrab dipanggil Dr M tersebut menyampaikan terima kasih kepada Presiden Jokowi dan juga Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Baca juga: DPO Kasus Korupsi 1MDB Ditangkap Polisi, Malaysia Ucapkan Terima Kasih

Sebab, Polri berhasil menangkap serta mendeportasi seseorang yang dikehendaki oleh otoritas Negeri "Jiran" tersebut.

"Kerja sama ini saya yakin berlandaskan dasar ketetanggaan dan semangat saudara serumpun yang telah kita jalin sangat lama," tutur Mahathir.

"Semoga keakraban ini dapat kita capai dalam semua sektor dan menjadi teladan bagi rakyat kedua negara," lanjut PM berumur 92 tahun itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ucapan terima kasih Mahathir merujuk kepada penangkapan yang dilakukan Polri terhadap Jamal Yunos, politisi yang masuk dalam daftar buronan polisi Malaysia.

Yunos yang ditangkap di kawasan Tebet, Jakarta Selatan pada Senin (2/7/2018), telah dideportasi ke Malaysia Kamis (5/7/2018).

Politisi 48 tahun itu diduga terlibat dalam skandal korupsi 1Malaysia Development Berhad (1MDB) yang menyeret mantan PM Najib Razak.

Setidaknya enam negara termasuk, Amerika Serikat (AS), menyelidiki penggelapan uang di 1MDB senilai 4,5 miliar dolar AS, atau Rp 63,8 triliun.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.