Terbukti Suntikkan Botoks ke Unta, Warga Saudi Didenda Rp 257 Juta

Kompas.com - 01/08/2018, 12:34 WIB
Seorang pria memimpin kawanan unta selama kontes kecantikan, di Festival Camai Raja Abdulaziz yang diselenggarakan secara tahunan di Rumah, sekitar 160 kilometer timur Riyadh, Arab Saudi, Jumat (19/1/2018). (AFP/Fayez Nureldine) Seorang pria memimpin kawanan unta selama kontes kecantikan, di Festival Camai Raja Abdulaziz yang diselenggarakan secara tahunan di Rumah, sekitar 160 kilometer timur Riyadh, Arab Saudi, Jumat (19/1/2018). (AFP/Fayez Nureldine)

RIYADH, KOMPAS.com - Para pemilik unta di Arab Saudi yang melakukan operasi untuk mempercantik hewan mereka harus membayar denda senilai 67.000 riyal atau sekitar Rp 257,9 juta.

Melansir Arab News pada Rabu (1/8/2018), denda tersebut dijatuhkan kepada lima orang di seluruh kerajaan.

Mereka terbukti telah menyuntikkan zat berbahaya untuk membesarkan bibir unta yang ikut dalam kontes kencantikan.

Baca juga: Air Liurnya Berbahaya, Jemaah Haji Diimbau Tidak Swafoto dengan Unta

Kementerian Lingkungan Hidup, Air, dan Pertanian Arab Saudi menyatakan, kelima orang itu telah melanggar undang-undang kesejahteraan hewan.

Pada 12 Januari lalu, sebanyak 12 unta didiskualifikasi dari acara kontes kecantikan setelah pemilik mereka ketahuan menyuntikan botoks ke beberapa bagian tubuh unta.

Dengan total hadiah senilai 57 juta dollar Amerika Serikat atau Rp 759 miliar, tidaklah mengejutkan apabila ada sekitar 30.000 unta yang ikut kontes.

Namun, acara tersebut juga menuai kontroversi setelah berbagai aksi curang terdeteksi. Pemilik unta tak segan menyuntikkan botoks ke binatang gurun tersebut.

"Mereka menggunakan botoks di bagian bibir atas, bibir bawah, hidung, dan bahkan rahangnya," kata Ali Al Mazrouei, salah satu pemilik unta.

" Botoks membuat kepala unta lebih busung sehingga terlihat besar," ucapnya.

Baca juga: Jadi Peraga Kampanye, Unta dan Domba di Lebanon Dicat Biru

Denda akibat pelanggaran UU Kesejahteraan Hewan di Saudi juga dikenakan kepada sebuah toko hewan yang menjual hewan sakit.

Selain itu, otoritas terkait juga memberikan denda kepada pengemudi truk.

Dia diketahui mengangkut hewan peliharaan dan burung dengan mengabaikan sejumlah langkah yang harus dipenuhi untuk melindungi binatang.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Sumber Arab News
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kerusuhan India: Kisah Pria yang Dipukuli karena Berjenggot dan Pakai Gamis

Kerusuhan India: Kisah Pria yang Dipukuli karena Berjenggot dan Pakai Gamis

Internasional
Dampak Virus Corona, Cathay Pacific dan Singapore Airlines Liburkan Pegawainya Tanpa Dibayar

Dampak Virus Corona, Cathay Pacific dan Singapore Airlines Liburkan Pegawainya Tanpa Dibayar

Internasional
Arab Saudi Tangguhkan Visa Umrah, Ini Negara Tetangganya yang Positif Virus Corona

Arab Saudi Tangguhkan Visa Umrah, Ini Negara Tetangganya yang Positif Virus Corona

Internasional
Kerusuhan India, 23 Orang Tewas dalam Demo Menentang UU Kewarganegaraan

Kerusuhan India, 23 Orang Tewas dalam Demo Menentang UU Kewarganegaraan

Internasional
23 Orang Tewas di Kerusuhan India, tapi Ada Juga Demo yang Berlangsung Sunyi

23 Orang Tewas di Kerusuhan India, tapi Ada Juga Demo yang Berlangsung Sunyi

Internasional
Keturunan WNI Tanpa Identitas di Malaysia Bertemu Ibu Kandung Setelah 15 Tahun

Keturunan WNI Tanpa Identitas di Malaysia Bertemu Ibu Kandung Setelah 15 Tahun

Internasional
Mahathir Mohamad Merasa Belum Waktunya Mundur

Mahathir Mohamad Merasa Belum Waktunya Mundur

Internasional
Korban Meninggal karena Virus Corona di Iran Bertambah Empat, Total Ada 19

Korban Meninggal karena Virus Corona di Iran Bertambah Empat, Total Ada 19

Internasional
Mahathir Mohamad Ingin Bentuk Pemerintahan yang Pro pada Kepentingan Nasional

Mahathir Mohamad Ingin Bentuk Pemerintahan yang Pro pada Kepentingan Nasional

Internasional
Virus Corona, Perancis Umumkan Kematian Pertama dari Warga Negaranya

Virus Corona, Perancis Umumkan Kematian Pertama dari Warga Negaranya

Internasional
Pertama Kalinya, Liga Sepak Bola Putri Arab Saudi Diluncurkan

Pertama Kalinya, Liga Sepak Bola Putri Arab Saudi Diluncurkan

Internasional
Cerita Warga Codogno, Kota Berjuluk 'Wuhannya Italia', di Tengah Wabah Virus Corona

Cerita Warga Codogno, Kota Berjuluk "Wuhannya Italia", di Tengah Wabah Virus Corona

Internasional
Kerusuhan New Delhi Kian Mencekam, Total 20 Orang Tewas

Kerusuhan New Delhi Kian Mencekam, Total 20 Orang Tewas

Internasional
Wabah Virus Corona, Ritual Rabu Abu di Filipina Berubah

Wabah Virus Corona, Ritual Rabu Abu di Filipina Berubah

Internasional
Tentara AS yang Bertugas di Korea Selatan Terinfeksi Virus Corona

Tentara AS yang Bertugas di Korea Selatan Terinfeksi Virus Corona

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X