India Berencana Buka 18 Kantor Kedutaan Baru di Afrika

Kompas.com - 25/07/2018, 23:34 WIB
Perdana Menteri India Narendra Modi Via Ceasefiremagazine.co.ukPerdana Menteri India Narendra Modi

DELHI, KOMPAS.com - Perdana Menteri India Narendra Modi menyampaikan rencananya untuk membuka 18 kedutaan baru di penjuru Afrika.

Pernyataan tersebut disampaikan Modi saat kunjungannya ke Uganda pada Rabu (25/7/2018).

India sebagai negara demokrasi terpadat di dunia, tengah menggencarkan pengaruhnya di Afrika, menyusul persaingannya dengan China yang telah lebih dulu mengembangkan perdagangan hingga misi diplomatik di benua itu.

Baca juga: Kunjungi Rwanda, Perdana Menteri India Sumbang 200 Ekor Sapi


Saat ini, India tercatat telah memiliki 29 misi diplomatik penuh di Afrika. Sementara China telah membuka 50 kantor kedutaannya di Benua Hitam.

PM Modi mengharapkan dibukanya 18 misi diplomatik baru India di Afrika tersebut dapat terlaksana dalam tiga tahun ke depan. Namun belum diungkapkan negara Afrika mana saja yang akan menerima utusan mereka.

Selama dua hari kunjungannya di Uganda, Modi turut mengumumkan pemberian sumbangan berupa mesin terapi kanker, serta pinjaman uang senilai 200 juta dolar (sekitar Rp 2,8 triliun) untuk proyek infrastruktur dan lingkungan.

Sebelum tiba di Uganda, PM Modi telah lebih dulu berkunjung ke Rwanda dalam rangkaian tur Afrika, di mana dia menyumbangkan 200 ekor sapi untuk penduduk miskin di sebuah desa.

Selanjutnya Modi akan terbang ke Afrika Selatan untuk menghadiri pertemuan multinasional BRICS, bersama perwakilan Brazil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan.

Pertemuan tersebut akan membahas perang perdagangan global yang dipimpin AS.

Baca juga: Tagih Janji PM India, Pria Ini Jalan Kaki 1.350 Km ke New Delhi

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung 'Teroris' di Suriah

Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung "Teroris" di Suriah

Internasional
Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Internasional
Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Internasional
Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Internasional
Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak 'Rahasiakan' Halaman Depan

Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak "Rahasiakan" Halaman Depan

Internasional
Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Internasional
Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Internasional
Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Internasional
Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Internasional
Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Internasional
Bubarkan Demonstran, Polisi Hong Kong 'Tak Sengaja' Tembakkan Meriam Air ke Arah Masjid

Bubarkan Demonstran, Polisi Hong Kong "Tak Sengaja" Tembakkan Meriam Air ke Arah Masjid

Internasional
Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata, Pasukan Kurdi Suriah Tinggalkan 'Zona Aman'

Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata, Pasukan Kurdi Suriah Tinggalkan "Zona Aman"

Internasional
Mutiara Berusia 8.000 Tahun Bakal Dipamerkan Pertama Kali di Abu Dhabi

Mutiara Berusia 8.000 Tahun Bakal Dipamerkan Pertama Kali di Abu Dhabi

Internasional
Hadiri Pelantikan Jokowi, Ini Kerja Sama Bilateral yang Ingin Ditingkatkan PM Singapura

Hadiri Pelantikan Jokowi, Ini Kerja Sama Bilateral yang Ingin Ditingkatkan PM Singapura

Internasional
Berusaha Bunuh Pasukan SAS Inggris, ISIS Pasang Bom Bunuh Diri di Bra

Berusaha Bunuh Pasukan SAS Inggris, ISIS Pasang Bom Bunuh Diri di Bra

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X