Anak-anak Tim Sepak Bola yang Terjebak di Goa akan Menjadi Biksu

Kompas.com - 23/07/2018, 06:06 WIB
Dua belas remaja dan pelatih sepak bola Wild Boars yang berhasil diselamatkan setelah terjebak di dalam goa di Thailand, hadir dalam konferensi pers di Chiang Rai, Thailand, Rabu (18/7/2018). AFP PHOTO/LILLIAN SUWANRUMPHADua belas remaja dan pelatih sepak bola Wild Boars yang berhasil diselamatkan setelah terjebak di dalam goa di Thailand, hadir dalam konferensi pers di Chiang Rai, Thailand, Rabu (18/7/2018).

MAE SAI, KOMPAS.com - Anak-anak anggota tim sepak bola Thailand yang sempat terjebak di dalam goa selama selama hampir tiga pekan, pada minggu ini akan ditahbiskan menjadi biksu.

Sebanyak 11 anak dan seorang pelatih dari tim sepak bola Wild Boars itu akan dicukur gundul, mengenakan jubah dan mengikuti upacara keagamaan Budha.

Setelah dapat diselamatkan dari dalam goa dan mendapat perawatan di rumah sakit, anak-anak tersebut telah diizinkan pulang ke rumah pada Rabu (18/7/2018).

Pada Selasa (24/7/2018), sebanyak 11 dari 12 anak dan pelatih mereka akan menjalani beberapa hari sebagai biksu dan tinggal di biara sebelum kembali ke kehidupan normal mereka.

Baca juga: Junta Thailand Bakal Awasi Ketat Pembuatan Film Tentang Penyelamatan di Goa

"Anak-anak itu akan ditahbiskan selama sembilan hari," kata Gubernur Chaing Rai, Prachon Pratsakul kepada wartawan dalam pengarahan di kantor distrik Mae Sai.

Dia menambahkan, anak-anak tersebut akan ditahbiskan sebagai calon biksu sedangkan pelatih mereka, Ekkapol Chantawong, menjadi biksu.

Menurut Kepala Kantor Umat Budha Chiang Rai, Parphun Khomjoi, anak-anak WIld Boars akan dicukur rambutnya pada 24 Juli dan dilanjutkan dengan mengikuti upacara keagamaan sehari berikutnya.

"Mereka akan tinggal di biara-biara yang berbeda sampai dengan 4 Agustus mendatang," tambahnya dilansir dari AFP.

Kegiatan tinggal sementara di biara dan menjadi biksu ini merupakan praktik umum di negara dengan mayoritas penganut agama Budha seperti Thailand.

Di antara anak-anak tim sepak bola WIld Boars tersebut satu anak, yaitu Adul Sam-on tidak ikut menjalani ritual di biara karena menganut agama Kristen.

Sebelumnya pada 23 Juni lalu, 12 anak anggota tim sepak bola Thailand, Wild Boars, bersama pelatihnya sempat terjebak di dalam Goa Tham Luang selama hampir tiga pekan.

Upaya penyelamatan dilakukan dengan melibatkan seratus penyelam dari berbagai negara dan tim penyelamat gabungan.

Misi penyelamatan yang belum pernah dilakukan di Thailand ini telah menyita perhatian dunia.

Meski anak-anak serta pelatihnya dapat keluar dengan selamat, seorang penyelam mantan anggota angkatan laut Thailand meninggal saat menjalankan operasi penyelamatan tersebut.

Baca juga: Ketika Remaja Thailand yang Terjebak di Goa Mulai Tinggal di Rumah

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Internasional
MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

Internasional
Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Internasional
Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Internasional
Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

Internasional
Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Internasional
Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Internasional
Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Internasional
[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

Internasional
Seorang Warga China Diduga Terinfeksi Virus Corona di Sorong

Seorang Warga China Diduga Terinfeksi Virus Corona di Sorong

Internasional
Tangkal Virus Corona, 1.230 Dokter dan Perawat dari Seluruh China Dikerahkan

Tangkal Virus Corona, 1.230 Dokter dan Perawat dari Seluruh China Dikerahkan

Internasional
'Rencana Perdamaian' Trump Bocor, Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

"Rencana Perdamaian" Trump Bocor, Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X