Sebagian Warga AS Tak Bisa Rayakan 4 Juli dengan Kembang Api

Kompas.com - 05/07/2018, 12:26 WIB
Kembang api di atas Gedung Capitol dan Monumen Washington pada Hari Kemerdekaan Amerika Serikat, 4 Juli 2018 di Washington DC. (AFP/Alex Wong) Kembang api di atas Gedung Capitol dan Monumen Washington pada Hari Kemerdekaan Amerika Serikat, 4 Juli 2018 di Washington DC. (AFP/Alex Wong)

DENVER, KOMPAS.com - Bencana kebakaran hutan yang terus meningkat di Amerika Serikat bagian barat membuat sebagian warga tidak bisa merayakan Hari Kemerdekaan AS ke-242 tahun dengan menyalakan kembang api.

Larangan penggunaan kembang api untuk menyambut 4 Juli dilakukan untuk mencegah api baru muncul di area yang kering dan panas.

Pusat Kebakaran Nasional AS pada Rabu (4/7/2018) melaporkan, lebih dari 60 area luas masih terbakar di seluruh negeri, mayoritas berada di area kering bagian Barat.

Baca juga: Protes, Perempuan Panjat Patung Liberty di Hari Kemerdekaan AS

Kebakaran terbesar ketiga yang pernah tercatat dalam sejarah Colorado terus meluas, menghanguskan lahan seluas 381 km persegi.

Kebakaran telah menghancurkan lebih dari 100 rumah, dan lebih dari 2.000 orang dievakuasi. Otoritas menyatakan, mencegah kobaran api meluas ke arah kota pegunungan kecil Cuchara merupakan prioritas saat ini.

Hampir 1.000 petugas pemadam kebaran bekerja untuk mengendalikan api di tengah kondisi angin yang tidak dapat diprediksi.

"Kami sedang mengatasainya. Ada beberapa pemadaman yang berjalan baik," kata pejabat penanggulangan bencana, Shane Greer.

Beberapa pertunjukan kembang api dijadwalkan berlangsung di Denver dan kota-kota besar lainnya, tetapi beberapa masyarakat yang tinggal di pegunungan membatalkan perayaan untuk menghindari risiko api.

Di kota pegunungan Silverton, misalnya, pertunjukan kembang api dibatalkan. Sebagai gantinya, otoritas menampilkan atraksi lampu drone sebagai pengganti kembang api.

Perayaan Hari Kemerdekaan AS memang kerap dihiasi dengan pesta kembang api.

Baca juga: Putin Ucapkan Selamat Hari Kemerdekaan AS ke Trump

Selain itu, konser, parade, dan hot dog menjadi hal-hal yang tidak dapat ditinggalkan untuk merayakan 4 Juli, seperti di New York.

Libur nasional The Fourth of July diselenggarakan untuk mengenang Deklarasi Kemerdekaan oleh delegasi kongres di Philadelphia pada 4 Juli 1776.

Dokumen itu menyatakan kemerdekaan negara itu dari Inggris, serta berisi perihal semua manusia diciptakan setara, dan memiliki hak-hak tertentu yang tak dapat dicabut termasuk kehidupan, kebebasan dan mengejar kebahagiaan.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X