Kompas.com - 05/07/2018, 11:57 WIB
Presiden AS Donald Trump (kiri) berbicara dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam pertemuan APEC di Danang, Vietnam pada 11 November 2017. AFP/MIKHAIL KLIMENTYEVPresiden AS Donald Trump (kiri) berbicara dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam pertemuan APEC di Danang, Vietnam pada 11 November 2017.

MOSKWA, KOMPAS.com - Presiden Rusia Vladimir Putin mengucapkan selamat Hari Kemerdekaan Amerika Serikat (AS) kepada Presiden Donald Trump.

Kabar itu disampaikan juru bicara kepresidenan, Dmitry Peskov, jelang pertemuan Trump dan Putin di Helsinki, Finlandia, pada 16 Juli nanti.

"Putin sudah mengirim ucapan selamat kepada Trump lewat telegram," kata Peskov dilansir TASS via Newsweek Rabu (4/7/2018).

Baca juga: Trump akan Bertemu Putin di Helsinki pada 16 Juli

Pertemuan di Helsinki merupakan yang ketiga bagi mereka, sekaligus kunjungan bilateral AS-Rusia pertama sejak Trump menjabat pada Januari 2017.

Sejak Trump menjadi orang nomor satu di AS, dia sering memuji Putin dan menyebut ingin memperbaiki hubungan AS dan Rusia yang tegang saat era Presiden Barack Obama.

Trump dan Putin pertama kali bertemu pada pertemuan G20 di Hamburg, Jerman pada Juli 2017. Kemudian Forum APEC di Danang, Vietnam, November 2017.

Newsweek memberitakan, pertemuan Trump dan Putin bakal membahas soal keputusan Trump keluar dari perjanjian nuklir Iran, masalah Korea Utara (Korut).

Kemudian mengulas sanksi AS kepada Rusia yang semakin meningkat, dan solusi untuk memulihkan hubungan kedua negara, hingga masalah di Suriah.

Pekan lalu, CNN memberitakan Trump memberi tahu Raja Yordania Abdullah II bahwa dia berniat untuk segera menarik pasukan AS dari Suriah.

Pemberitaan lain menyebutkan Trump berniat untuk meminta bantuan Putin agar mengusir Iran dari Suriah, yang notabene adalah sekutu utama Presiden Bashar al-Assad.

Lebih lanjut, baik Rusia dan AS telah melakukan persiapan di level diplomatik jelang pertemuan Trump dan Putin di Helsinki.

Pekan lalu, Penasihat Keamanan Nasional AS John Bolton mengunjungi Putin di Moskwa. Kemudian dua panglima angkatan bersenjata kedua negara juga bertemu.

Baca juga: Pertemuan Kedua Trump-Kim Direncanakan Digelar di New York



Sumber Newsweek
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X