Kompas.com - 29/06/2018, 22:14 WIB
Lukisan potret diri Joseph Ducreux yang dibuat pada 1793. WIKIPEDIALukisan potret diri Joseph Ducreux yang dibuat pada 1793.

KOMPAS.com - Namanya memang tidak setenar pelukis Vincent van Gogh, Leonardo Da Vinci atau Pablo Picasso, namun Joseph Ducreux tetaplah menjadi salah satu pelukis besar pada masanya.

Joseph Ducreux menjalani karier sebagai pelukis potret, pelukis pastel dan pemahat. Berkat sejumlah karyanya, Ducreux juga dinobatkan sebagai pelukis bangsawan Perancis.

Beberapa karyanya yang terkenal adalah lukisan potret Maria Antoinette saat sebelum pindah dari Austria ke Perancis untuk menikah dengan Raja Louis XVI.

Ducreux juga melukis untuk Raja Perancis, Louis XVI sesaat sebelum dia dieksekusi pancung pada 1793.

Ducreux lahir pada 26 Juni 1735 di Nancy, sebuah ibu kota di timur Perancis. Ayahnya juga adalah seorang pelukis dan dari sang ayah Ducreux belajar melukis.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: Pierre Culliford, Ayah Para Smurf

Di usia 25 tahun, Ducreux pindah ke Paris, di mana dia belajar melukis pastel dari Maurice Quentin de La Tour, seorang pelukis Perancis yang fokus membuat lukisan potret menggunakan alat lukis pastel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di Paris, Ducreux juga berkesempatan belajar dari seorang pelukis, Jean Baptiste Greuze, yang disebut banyak memberikan pengaruh dalam gaya lukisan minyaknya.

Ducreux dikenal salah satunya karena gaya lukisan potretnya yang bebas dan ekspresif, jauh dari formalitas. Gaya lukisan tersebut sering digunakannya saat membuat lukisan potret dirinya sendiri.

Salah satu lukisan potret dirinya menampilkan pose tersenyum lebar dengan jari menunjuk, selain itu juga ada lukisan saat dia sedang menguap.

Pada tahun 1769, Ducreux diminta ke Wina, Austria untuk melukis calon ratu Perancis, Marie Antoinette. Dia berhasil merampungkan lukisanya tersebut sebelum Marie Antoinette meninggalkan Austria dan menikah dengan Raja Perancis Louis XVI.

Berkat jasanya itu, Ducreux mendapat gelar sebagai baron dan menjadi Pelukis Pertama Ratu oleh Marie Antoinette, meskipun dirinya bukan anggota dari Akademi Pelukis dan Pemahat Kerajaan Perancis.

Saat pecah Revolusi Perancis pada 1789, Ducreux pindah ke London. Di sana dia dipercaya membuat lukisan potret dari Raja Louis XVI tepat sebelum sang raja dieksekusi pancung bersama ratu pada 1793.

Setelah berakhirnya revolusi, Ducreux kembali ke Paris untuk melanjutkan kariernya. Dia dibantu rekannya Jacques-Loius David untuk membangun kembali karier melukisnya.

Lukisan potret diri Joseph Ducreux saat menguap yang dibuatnya pada 1783.WIKIPEDIA Lukisan potret diri Joseph Ducreux saat menguap yang dibuatnya pada 1783.
Ducreux mulai membuka sebuah studio lukis informal tempat dia mendapat pesanana lukisan potret dari sejumlah artis dan musisi.

Pada awal karier melukisnya, Ducreux lebih banyak menggunakan media pastel untuk membuat karyanya. Beberapa karyanya di antaranya adalah Pierre-Jean Mariette, Comte de Caylus dan Ange-Laurent de la Live de Juli.

Sejak 1760, Ducreux terus mencatat daftar karya lukisannya, tetapi sepanjang hidupnya dia termasuk sangat jarang membubuhkan tanda tangan pada lukisannya.

Hal itu menyebabkan banyak karya Ducreux yang kemudian salah dianggap sebagai hasil karya pelukis lain.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: Joan of Arc, Sang Dara Penakluk Pasukan Inggris

Ducreux membuat sejumlah lukisan potret dirinya sendiri pada era 1780-an dan 1790-an. Beberapa karya lukisan itu menampilkan potret diri dengan pose yang tak biasa.

Lukisan potret dirinya sedang menguap dibuat pada 1783, sedangkan lukisan potret saat tertawa dan menunjuk dibuat pada 1793.

Ducreux memiliki beberapa anak dari pernikahannya. Anak tertuanya, Jules memiliki bakat melukis seperti sang ayah, namun dia meninggal dalam Pertempuran Jemappes.

Ducreux juga memiliki putri, yang tertua Rose Adelaide juga menjadi pelukis. Ducreux memiliki putri lain yang dia beri nama Antoinette Clemence.

Ducreux diketahui meninggal dunia pada 24 Juli 1802.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.