Kompas.com - 19/06/2018, 20:36 WIB

"Kami sudah bekerja sangat keras untuk membuktikan kasus ini. Saya rasa, kami hampir mendapatkan keadilan," tegas Mahathir.

Setidaknya enam negara termasuk AS menyelidiki penggelapan uang di 1MDB senilai 4,5 miliar dolar AS, atau Rp 63,8 triliun.

Sepanjang Mei kemarin, polisi telah memanggil Najib, dan melakukan penggeledahan di sejumlah kediaman pribadi demi menemukan bukti.

Sejauh ini, polisi telah mengamankan 35 tas berisi uang 114 juta ringgit, atau sekitar Rp 405 miliar, dalam 26 mata uang berbeda.

Selain itu otoritas penegak hukum juga menyita 400 tas mewah dari berbagai merek maupun berbagai perhiasan yang dikoleksi Rosmah.

Skandal tersebut menjungkalkan Najib dana Barisan Nasional dalam pemilu. Mereka kalah dari oposisi Pakatan Harapan di bawah pimpinan Mahathir.

Baca juga: Polisi Malaysia Kembali Geledah Rumah Najib Razak

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.