Hari Ini dalam Sejarah: Pertempuran Midway, Titik Balik Perang Pasifik

Kompas.com - 04/06/2018, 15:54 WIB
USS Yorktown terkena tembakan torpedo pesawat tempur Jepang dalam pertempuran Midway pada 4 Juni 1942. U.S. National ArchivesUSS Yorktown terkena tembakan torpedo pesawat tempur Jepang dalam pertempuran Midway pada 4 Juni 1942.
|

KOMPAS.com - Jika pertempuran Stalingrad di Uni Soviet dianggap menjadi titik balik Perang Dunia II di teater Eropa, maka pertempuran Midway adalah hal serupa dalam kancah Perang Pasifik.

Pada 4 Juni 1942, Laksamana Chuichi Nagumo, komandan armada Jepang yang menyerang Pearl Harbor, menggelar serangan besar-besaran ke Pulau Midway.

Midway adalah pulau karang seluas 6,2 kilometer persegi yang terletak kurang lebih di tengah-tengah antara Asia dan Amerika Utara.

Setelah sukses menghancurkan Pearl Harbor, Jepang berupaya untuk menghancurkan armada Amerika Serikat agar tak menghalangi ambisinya menguasai kawasan Asia.

Baca juga: Biarawati Pahlawan saat Perang Dunia II Meninggal di Usia 103 Tahun

Salah satu strategi yang dilakukan Jepang adalah menyerang pulau-pulau yang dikelola AS seperti Kepulauan Aleut di Alaska dan Midway di Pasifik.

Jepang berharap, serangan itu akan memancing armada AS yang masih terluka pasca-serangan Pearl Harbor terjun ke pertempuran sehingga akan mudah dihabisi.

Memang, saat itu armada AS amat berkurang kekuatannya. Kapal induk Yorktown hanya diperbaiki ala kadarnya selama tiga hari agar bisa digunakan kembali bersama USS Enterprise dan Hornet.

Ketiganya adalah kapal induk yang tersisa setelah Pearl Harbor diluluhlantakkan Jepang pada 7 Desember 1941.

Pad 4 Juni 1942 pagi, Laksamana Nagumo menggelar serangan perdana dengan mengirim 108 pesawat tempurnya.

Serangan fajar ini mengakibatkan kerusakan signifikan terhadap instalasi militer AS di pulau karang itu.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X