Hari Ini dalam Sejarah: AS Resmi Terlibat dalam Perang Dunia I

Kompas.com - 06/04/2018, 12:35 WIB
Pasukan AD Amerika Serikat dari Resimen ke-64, Divisi Infanteri ke-7, bersorak bergembira saat mendengar kabar dihentikannya baku tembak pada 11 November 1918. WikipediaPasukan AD Amerika Serikat dari Resimen ke-64, Divisi Infanteri ke-7, bersorak bergembira saat mendengar kabar dihentikannya baku tembak pada 11 November 1918.
|

KOMPAS.com - Pada 6 April 1917, parlemen Amerika Serikat menggelar pemungutan suara dengan hasil 372 suara mendukung keputusan Senat menyatakan perang terhadap Jerman.

Dengan keputusan dua lembaga legislatif itu, maka secara resmi Amerika Serikat terlibat dalam Perang Dunia I.

Saat Perang Dunia I pecah pada 1914, Presiden AS Woodrow Wilson bertekad untuk mempertahankan status netral negara yang dipimpinnya itu.

Posisi netral ini mendapat dukungan luas masyarakat Amerika Serikat. Namun, seiring perjalanan waktu ketegangan antara AS dan Jerman terus meningkat.

Baca juga : 5 Teknologi Militer yang Diciptakan di Masa Perang Dunia I

Penyebabnya adalah Jerman berusaha mengisolasi kepulauan Inggris yang merupakan salah satu rekan dagang terbesar AS.

Akibat upaya isolasi itu, sejumlah kapal dagang AS rusak parah atau tenggelam akibat ranjau laut yang disebar Jerman di sekitar perairan Inggris.

Pada Februari 1915, Jerman mencanangkan akan menembak semua kapal dagang, termasuk dari negara netral, yang mencoba masuk ke perairan Inggris.

Sebulan kemudian, Jerman mengabarkan terlah menenggelamkan William P Frye, sebuah kapal dagang swasta asal Amerika Serikat.

Insiden ini membuat Presiden Wilson murka, tetapi pemerintah Jerman meminta maaf dan menyebut kejadian tersebut sebagai sebuah kecelakaan.

Pada 7 Mei 1915, sebuah kapal penumpang milik Inggris, Lusitania dihantam torpedo Jerman tanpa mendapat peringatan terlebih dahulu di lepas pantai Irlandia.

Kapal itu mengangkut sekitar 2.000 orang saat ditembak. Akibatnya 1.201 orang tewas, termasuk 128 orang warga Amerika Serikat.

Baca juga : Kisah Gadis Australia Menyamar Jadi Prajurit Pria Saat Perang Dunia I
 
Pemerintah Jerman menegaskan Lusitania selain membawa penumpang juga mengangkut amunisi.

Amerika Serikat mengecam hal itu dan meminta Jerman menghentikan aksinya menembaki kapal dagang dan kapal penumpang tak bersenjata.

Halaman:
Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X