Mantan PM Thailand Yingluck Shinawatra Diberi 10 Tahun Visa Inggris

Kompas.com - 29/05/2018, 16:54 WIB
Yingluck Shinawatra AFPYingluck Shinawatra


LONDON, KOMPAS.com - Mantan Perdana Menteri Thailand, Yingluck Shinawatra, dilaporkan memperoleh visa tinggal selama 10 tahun dari Pemerintah Inggris.

BBC Thailand mengutip sumber yang dekat dengan Yingluck Selasa (29/5/2018), Yingluck bisa bebas keluar masuk Inggris dengan durasi setiap perjalanan maksimal enam bulan.

Kementerian Luar Negeri Thailand mengaku baru mendengar kabar tersebut, dan bakal mempelajarinya lebih detil.

Baca juga: Beredar Foto Thaksin dan Yingluck Shinawatra Berbelanja di Beijing


Ketika ditanya apakah bakal mengajukan permintaan ekstradisi ke Inggris, Kemenlu Thailand masih belum melihat opsi tersebut.

"Saat ini, kami masih mengajukan kolaborasi penegak hukum antar-negara," ujar juru bicara kemenlu, Busadee Santipitaks, dilansir Bangkok Post.

Saat ini, PM perempuan berusia 50 tahun itu menggunakan paspor salah satu negara di Eropa setelah paspor Thailandnya dicabut oleh junta militer.

Yingluck dilaporkan telah tinggal di London setelah melarikan diri dari Thailand pada September 2017 lalu.

Awal tahun ini, beredar foto-foto Yingluck tengah berbelanja di salah satu pusat perbelanjaan di London.

Yingluck, yang dikudeta pada 2014, dijatuhi hukuman penjara in absentia selama lima tahun 27 September 2017 karena dianggap bersalah atas kasus kebijakan beras.

Keluarga Shinawatra sangat populer di daerah pedesaan, terutama di utara dan timur laut Thailand.

Para pemilih di sana memainkan peran krusial memenangkan Yingluck dan kakanya, Thaksin Shinawatra, dalam empat Pemilu Thailand (2001, 2005, 2008, dan 2011).

Adapun Thaksin lebih dulu melarikan diri sejak digulingkan dalam kudeta pada 2006, dan dicari terkait kasus korupsi.

Junta militer yang berkuasa berjanji untuk mengadakan pemilu di awal 2019 setelah sebelumnya berkali-kali tertunda.

Baca juga: Beredar Foto Yingluck Shinawatra di London, Thailand Kontak Interpol

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Virus Corona Hantui Jepang, Catatkan Kasus Tertinggi Kedua Setelah China

Virus Corona Hantui Jepang, Catatkan Kasus Tertinggi Kedua Setelah China

Internasional
14 dari 300 Warga AS yang Dievakuasi dari Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

14 dari 300 Warga AS yang Dievakuasi dari Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

Internasional
Virus Corona Merebak, Kaisar Jepang Batalkan Perayaan Ulang Tahun

Virus Corona Merebak, Kaisar Jepang Batalkan Perayaan Ulang Tahun

Internasional
Kisah Orang Afrika Pertama yang Terpapar Virus Corona dan Sudah Sembuh

Kisah Orang Afrika Pertama yang Terpapar Virus Corona dan Sudah Sembuh

Internasional
40 Warga AS di Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

40 Warga AS di Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

Internasional
Kisah Pasien Singapura Sembuh dari Virus Corona: Rasanya Seperti Mau Mati

Kisah Pasien Singapura Sembuh dari Virus Corona: Rasanya Seperti Mau Mati

Internasional
Mengira Tertular Virus Corona, Mahasiswa Asing di Arab Saudi Bunuh Diri

Mengira Tertular Virus Corona, Mahasiswa Asing di Arab Saudi Bunuh Diri

Internasional
Perawat Ini Alami Diskriminasi Saat Merawat Pasien Virus Corona

Perawat Ini Alami Diskriminasi Saat Merawat Pasien Virus Corona

Internasional
Trump Minta Rusia untuk Berhenti Dukung Kekejaman Suriah

Trump Minta Rusia untuk Berhenti Dukung Kekejaman Suriah

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona Per 17 Februari 2020 Capai 1.765 Orang

Korban Meninggal Virus Corona Per 17 Februari 2020 Capai 1.765 Orang

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Keluhkan Negara yang Bereaksi Berlebihan | Murid Australia Nyanyikan 'Abang Tukang Bakso' untuk Jokowi

[POPULER INTERNASIONAL] China Keluhkan Negara yang Bereaksi Berlebihan | Murid Australia Nyanyikan "Abang Tukang Bakso" untuk Jokowi

Internasional
Wabah Virus Corona dalam Angka Per 16 Februari 2020

Wabah Virus Corona dalam Angka Per 16 Februari 2020

Internasional
Taiwan Umumkan Kasus Kematian Pertama Virus Corona

Taiwan Umumkan Kasus Kematian Pertama Virus Corona

Internasional
22 Hari 'Hilang di Tengah Wabah Virus Corona, Kim Jong Un Kembali Muncul

22 Hari "Hilang di Tengah Wabah Virus Corona, Kim Jong Un Kembali Muncul

Internasional
WNI di Singapura Tak Terlalu Khawatir di Tengah Wabah Virus Corona

WNI di Singapura Tak Terlalu Khawatir di Tengah Wabah Virus Corona

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X