Uni Eropa Bakal Pantau Pemilu Presiden Zimbabwe

Kompas.com - 29/05/2018, 15:06 WIB
Emmerson Mnangagwa tiba di stadion nasional Zimbabwe pada Jumat (24/11/2017)  untuk dilantik menjadi presiden baru negeri itu. MARCO LONGARI / AFP Emmerson Mnangagwa tiba di stadion nasional Zimbabwe pada Jumat (24/11/2017) untuk dilantik menjadi presiden baru negeri itu.

HARARE, KOMPAS.com - Uni Eropa akan mengerahkan pengamat untuk mengawasi pemilihan umum Zimbabwe yang dijadwalkan pada Juli mendatang.

Untuk pertama kalinya dalam 16 tahun, Uni Eropa akan memantau pemungutan suara di negara Afrika selatan itu.

Uni Eropa dan pemerintah Zimbabwe menandatangani sebuah memorandum pada Senin (28/5/2018) yang menguraikan pedoman pemantauan pemilu.

Baca juga: Keluar pada 2003, Zimbabwe Ingin Kembali Jadi Anggota Persemakmuran

Pemilu tersebut juga akan menjadi yang pertama, sejak mantan Presiden Zimbabwe Robert Mugabe mundur dari kekuasaan pada November lalu.

Penerus Mugabe, Presiden Emmerson Mnangagwa (75) akan melawan Nelson Chamisa (40) dari gerakan oposisi untuk Perubahan Demokratis.

Dulu, pemilu pada era Mugabe dirusak oleh korupsi, intimidasi dan kekerasan, tetapi Mnangagwa telah bersumpah untuk mengadakan pemilihan yang bebas dan adil.

"Uni Eropa menyambut baik komitmen pemerintah untuk pemilihan yang damai, kredibel, inklusif dan transparan," Philippe Van Damme, kepala delegasi Uni Eropa di Zimbabwe.

Memorandum yang ditandatangani menteri luar negeri Zimbabwe Sibusiso Moyo itu menetapkan hak dan kewajiban pengamat dari Uni Eropa.

"Keinginan pemerintah baru untuk memiliki transparansi dalam proses pemilu denngan mengundang pengamat internasional yang berbeda," ucap Moyo.

Baca juga: Zimbabwe Dapat Kucuran Investasi Rp 14 Triliun dari Perusahaan China

Sebelumnya, kepala misi pemantauan Uni Eropa, Pierre Schori, diusir dari Zimbabwe pada 2002 pada malam pemilu presiden yang mendapat kecaman dari internasional.

Pada tahun-tahun berikutnya, Uni Eropa tidak pernah mengirim perwakilan untuk memantau pemungutan suara di Zimbabwe.

Selain mengawasi jelang pemilu dan saat pemilu, pengamat juga akan memantau keluhan dari para pemilih.



Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X