Kompas.com - 19/05/2018, 02:00 WIB

SANTA FE, KOMPAS.com - Setidaknya 10 orang dilaporkan tewas dalam penembakan yang terjadi di sekolah di Santa Fe, Amerika Serikat (AS), Jumat (18/5/2018).

Dilaporkan CNN dan BBC, penembakan terjadi di SMA Santa Fe setelah pelajaran dimulai pada pukul 07.30 waktu setempat.

Seorang saksi mata kepada KTRK-TV berkata, pelaku masuk ke dalam kelas saat pelajaran seni, dan menembaki murid-murid.

Baca juga: Penembakan di Sekolah Los Angeles, Remaja 14 Tahun Ditahan

"Dia menggunakan senjata shotgun. Seorang teman saya tertembak di kakinya. Saya tidak melihat wajah pelakunya karena berusaha bersembunyi," kata murid tersebut.

Sheriff Harris County, Ed Gonzalez menjelaskan, jajarannya telah menangkap dua orang murid laki-laki yang diduga sebagai pelaku.

Sebagaimana dilaporkan CBS News, salah satu pelaku diidentifikasi bernama Dimitrios Pagourtzis, dan berusia 17 tahun.

Selain itu, dilaporkan terdapat sejumlah korban luka. Dua rumah sakit di Houston menyatakan mereka telah menerima sembilan korban penembakan.

Pusat Medis Regional Clear Lake berujar mereka menerima tujuh orang pasien. Adapun sisanya dilarikan ke Rumah Sakit Mainland.

Presiden Donald Trump langsung merespon melalui kicauan di Twitternya. Dia menyampaikan ucapan duka cita kepada keluarga korban tewas.

"Kami bersama kalian di momen yang sangat tragis ini, dan kami akan terus bersama kalian selamanya," kata Trump dalam twit-nya.

Ini merupakan penembakan di sekolah ke-22 yang terjadi di AS sepanjang 2018. CNN melansir, rata-rata dalam sepekan, terdapat satu kali penembakan.

Jumlah korban paling banyak terjadi di SMA Marjory Stoneman Douglas pada 14 Februari lalu. Ketika itu, 17 orang tewas dan 17 lainnya terluka.

Baca juga: Pelaku Penembakan Massal Florida Ingin Sumbangkan Warisan pada Keluarga Korban

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber CNN,BBC
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.