Kompas.com - 12/04/2018, 18:07 WIB
Gambar yang diambil dari video menunjukkan tersangka penembakan Nikolas Cruz (19) yang berada di Penjara Broward County di Ft Lauderdale, Florida, Amerika Serikat, Kamis (15/2/2018). Nikolaus merupakan pelaku penembakan di SMA Marjory Stoneman Douglas di Parkland, Florida, pada Rabu, 14 Februari yang menewaskan 17 orang. AFP PHOTO/AFP TV/MIGUEL GUTTIEREGambar yang diambil dari video menunjukkan tersangka penembakan Nikolas Cruz (19) yang berada di Penjara Broward County di Ft Lauderdale, Florida, Amerika Serikat, Kamis (15/2/2018). Nikolaus merupakan pelaku penembakan di SMA Marjory Stoneman Douglas di Parkland, Florida, pada Rabu, 14 Februari yang menewaskan 17 orang.

PARKLAND, KOMPAS.com - Pelaku penembakan massal di sekolah Florida, Nikolas Cruz, ingin menyumbangkan harta warisan dari orangtuanya kepada para korban maupun keluarga korban yang ditinggalkan.

Nikolas Cruz adalah pelaku penembakan massal di sekolah Marjory Stoneman Douglas di kota Parkland, Florida selatan pada 14 Februari lalu.

Dalam aksinya, Cruz menembaki siswa dan juga staf sekolah menggunakan senapan semi otomatis AR-15 dan menewaskan hingga 17 orang.

Atas tindakannya, Cruz didakwa dengan tuduhan melakukan 17 pembunuhan terencana dan 17 tuduhan percobaan pembunuhan hingga diancam dengan hukuman mati.

Melalui kuasa hukumnya, pengacara Melissa McNeil, dalam persidangan Rabu (11/4/2018), mengatakan kliennya tidak pernah menginginkan harta warisan yang ditinggalkan ibunya.

Baca juga: Pelaku Penembakan Massal Florida Cabut Pembelaan Tidak Bersalah

"Dia tidak menginginkan uang itu. Dari sumber apapun yang berhak diterimanya," kata McNeil.

"Dia ingin menyumbangkannya ke sebuah organisasi yang dipercaya keluarga korban (penembakan) akan dapat memfasilitasi penyembuhan di komunitas kami," tambahnya.

Ibu terdakwa, Lynda Cruz diketahui telah meninggal dunia pada November 2017 lalu. Namun pihak pengacara belum dapat memastikan seberapa besar harta yang bakal diterima Nikolas Cruz.

Sebelumnya, media lokal sempat memberitakan pernyataan keluarga yang merawat Nicolas sepeninggalan sang ibu tentang uang hingga 800.000 dollar AS (sekitar Rp 11 miliar) yang bakal diterima Nicolas.

Melansir dari AFP, harta kekayaan Cruz yang telah diketahui di antaranya adalah 24 saham Microsoft senilai sekitar 2.200 dollar (sekitar Rp 30 juta) ditambah dengan dividen.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X