Jika Terpilih, Pemimpin Oposisi Zimbabwe Ini Bakal Usir Pengusaha China

Kompas.com - 02/05/2018, 20:35 WIB
Pemimpin Oposisi Zimbabwe, Nelson Chamisa. AFP via BBCPemimpin Oposisi Zimbabwe, Nelson Chamisa.

HARARE, KOMPAS.com - Seorang pemimpin oposisi di Zimbabwe berjanji bakal mengusir pengusaha China jika terpilih saat pemilihan umum (pemilu) presiden Juli mendatang.

Dalam pidatonya di Hari Buruh Selasa (1/5/2018), Nelson Chamisa berkata kalau dia sudah melihat perjanjian antara Presiden Emmerson Mnangagwa dengan China.

"( Perjanjian itu) membuat mereka sibuk mengambil sumber daya kami," kata Chamisa dilansir The Herald via BBC Rabu (2/5/2018).

BBC mengulas, China merupakan mitra perdagangan terbesar keempat bagi Zimbabwe, sekaligus sumber investasi utama.

Baca juga : Kasus Korupsi Berlian Rp 208 Triliun, Parlemen Zimbabwe Panggil Mugabe

Beijing telah membantu negara yang dulunya bernama Rhodesia Selatan itu dalam pembangunan pembangkit listrik tenaga air di Kariba Selatan.

Selain itu, Negeri "Panda" juga membantu pembangunan fasilitas Pengolahan Air Morton Jaffray, maupun asrama kota di Norton dan Chitungwiza.

Chamisa melanjutkan, dia sudah berjanji sejak September 2017 jika dia terpilih sebagai presiden, maka dia bakal bertemu dengan kalangan pengusaha China.

"Saya akan berkata bahwa kesepakatan yang mereka bangun tidak bisa diterima. Mereka harus pulang ke negerinya," kata Chamisa.

Pemimpin partai berumur 40 tahun itu berkata, dia menginginkan investasi yang menguntungkan bagi rakyat.

Lebih lanjut, dia berjanji bakal membangun berbagai infrastruktur seperti kereta cepat hingga jalan "spageti".

"Dukung saya untuk mencapai visi saya, dan saya bakal menyediakan apa yang Anda butuhkan," kata Chamisa dalam janjinya.

Chamisa menjadi Ketua MDC setelah Morgan Tsvangirai meninggal pada 14 Februari lalu akibat menderita kanker usus besar.

Namun, kepemimpinannya kini mendapat perlawanan dari faksi internal yang dipimpin oleh mantan Wakil Perdana Menteri Thokozani Khupe.

Pemilu Presiden ini digelar setelah Presiden Robert Mugabe mengundurkan diri dari jabatannya pada 21 November 2017.

Baca juga : Ikut Aksi Mogok, Ribuan Perawat di Zimbabwe Dipecat

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber BBC
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X