Markas Partai Politik Irak Dikejutkan Serangan Dua Bom Bunuh Diri ISIS - Kompas.com

Markas Partai Politik Irak Dikejutkan Serangan Dua Bom Bunuh Diri ISIS

Kompas.com - 09/04/2018, 13:59 WIB
Ilustrasi.Shutterstock Ilustrasi.

BAGHDAD, KOMPAS.com - Serangan bom bunuh diri terjadi di sebuah markas partai politik di Irak, Sabtu (7/4/2018) malam. Empat orang dilaporkan meninggal dunia, sementara tujuh lainnya luka-luka, termasuk seorang calon yang akan ikut dalam pemilu bulan Mei mendatang.

Serangan tersebut menyasar markas Partai Al-Hal di kota Hit, berjarak sekitar 200 kilometer di barat Baghdad, Irak. Partai Al-Hal merupakan partai besar di provinsi Al-Anbar yang berpenduduk mayoritas Sunni.

"Ada dua orang pelaku bom bunuh diri yang menyamar dan meledakkan diri ketika tentara memasuki markas partai," kata salah seorang petinggi partai kepada AFP, Minggu (8/4/2018).

Ditambahkan Kepala Operasi Tentara, Jenderal Qassam al-Mohammadi, salah seorang pelaku meledakkan diri ketika para pemimpin politik tengah menggelar pertemuan penting di Kota Hit.

Baca juga: Pengadilan Irak Vonis Mati Enam Perempuan Turki yang Gabung ISIS

"Tiga anggota pasukan keamanan tewas dan tujuh orang termasuk kandidat Zineb Abdel Hamid al-Hiti mengalami luka," katanya.

Jenderal Qassam menambahkan, serangan bom kedua meledak tak lama setelah yang pertama. Namun efek ledakan kedua tidak sampai menimbulkan korban tambahan.

Sumber dari pihak medis mengkonfirmasi jumlah korban jiwa empat orang, ditambah dua dari para pelaku. Sementara politisi Hiti hanya mengalami cedera ringan dan telah dirawat di rumah sakit.

Kelompok teroris ISIS mengaku sebagai pihak yang bertanggung jawab atas serangan bom bunuh diri tersebut. Selama tiga tahun, kelompok ISIS telah berkuasa di provinsi Al-Anbar yang didominasi Sunni.

Meski Baghdad telah mengumumkan kemenangan atas kelompok teroris itu pada akhir tahun lalu, namun banyak pihak mempercayai masih ada ancaman dari sisa-sisa sel ISIS.

Pemerintah Irak akan menggelar pemilihan pertama sejak digulingkannya rezim Saddam Hussein pada 2003. Pemilihan dijadwalkan pada 12 Mei 2018 mendatang.

Menjelang dilaksanakannya pemilu, tingkat kekerasan dan serangan di Irak telah menurun drastis dalam beberapa bulan terakhir.

Baca juga: Jadi Tawanan ISIS di Irak, 39 Warga India Tewas


Terkini Lainnya

Saat Nanik S Deyang Lari Hindari Media Usai Jadi Saksi Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet...

Saat Nanik S Deyang Lari Hindari Media Usai Jadi Saksi Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet...

Megapolitan
BERITA POPULER: Bupati Bekasi dan Petinggi Lippo Group Ditangkap KPK

BERITA POPULER: Bupati Bekasi dan Petinggi Lippo Group Ditangkap KPK

Nasional
TNI Manunggal Membangun Desa Sasar Bangun Desa di Sekitar Gede Pangrango

TNI Manunggal Membangun Desa Sasar Bangun Desa di Sekitar Gede Pangrango

Regional
Kapolda Jatim Minta Semua Polres Mencontoh Pelayanan Publik Polres Madiun

Kapolda Jatim Minta Semua Polres Mencontoh Pelayanan Publik Polres Madiun

Regional
Rumah Baru bagi Pasutri Lansia yang Anaknya 'Down Syndrome' Mulai Dibangun...

Rumah Baru bagi Pasutri Lansia yang Anaknya "Down Syndrome" Mulai Dibangun...

Regional
11 Fakta Dugaan Suap Proyek Meikarta yang Seret Bupati Bekasi

11 Fakta Dugaan Suap Proyek Meikarta yang Seret Bupati Bekasi

Nasional
Kronologi OTT Pejabat Pemkab Bekasi hingga Penyitaan Uang dan Mobil

Kronologi OTT Pejabat Pemkab Bekasi hingga Penyitaan Uang dan Mobil

Nasional
Ribuan Perempuan Berseragam 'Kompeni' Menari Angguk di Alun-alun Wates

Ribuan Perempuan Berseragam "Kompeni" Menari Angguk di Alun-alun Wates

Regional
5 BERITA POPULER NUSANTARA: Soal Mitigasi Gempa di Surabaya hingga Trauma Warga Sigi

5 BERITA POPULER NUSANTARA: Soal Mitigasi Gempa di Surabaya hingga Trauma Warga Sigi

Regional
Kejari Palopo: Tersangka Baru Kasus Jalan Lingkar Barat Bisa Bertambah

Kejari Palopo: Tersangka Baru Kasus Jalan Lingkar Barat Bisa Bertambah

Regional
Selain Suap, Bupati Bekasi Juga Disangka Terima Gratifikasi

Selain Suap, Bupati Bekasi Juga Disangka Terima Gratifikasi

Nasional
Ketua KPK: Sudah 2 Orang Terima Hadiah dari Melaporkan Kasus Korupsi

Ketua KPK: Sudah 2 Orang Terima Hadiah dari Melaporkan Kasus Korupsi

Regional
Jalan Jatibaru Dibuka Dua Arah, Angkot Bebas Melintas hingga Rute Transjakarta Dialihkan

Jalan Jatibaru Dibuka Dua Arah, Angkot Bebas Melintas hingga Rute Transjakarta Dialihkan

Megapolitan
Proyektil 'Peluru Nyasar' di Gedung DPR Dikirim ke Labfor Mabes Polri

Proyektil "Peluru Nyasar" di Gedung DPR Dikirim ke Labfor Mabes Polri

Megapolitan
Hari Ini, Bawaslu Datangi SMAN 87 untuk Minta Keterangan Siswa Terkait Dugaan Doktrin Anti-Jokowi

Hari Ini, Bawaslu Datangi SMAN 87 untuk Minta Keterangan Siswa Terkait Dugaan Doktrin Anti-Jokowi

Megapolitan
Close Ads X