Kompas.com - 02/04/2018, 22:40 WIB

BAGHDAD, KOMPAS.com - Pengadilan Irak menjatuhkan vonis kepada 13 perempuan Turki yang terbukti menjadi anggota kelompok teroris ISIS, pada Senin (2/4/2018).

Enam perempuan divonis dengan hukuman mati, sementara tujuh lainnya dihukum penjara seumur hidup. Melansir dari AFP, seluruh terdakwa hadir dalam persidangan dengan masing-masing ditemani anak-anak.

Ketiga belas perempuan Turki tersebut ditahan tanpa perlawanan oleh pasukan gerilya Kurdi setelah melarikan diri dari Tal Afar, salah satu benteng terakhir ISIS yang jatuh ke tangan pasukan keamanan Irak tahun lalu.

Di hadapan pengadilan, para terdakwa mengaku telah memasuki wilayah Irak untuk bergabung dengan suami mereka yang menjadi anggota ISIS.

Baca juga: Lebih dari 1.000 Perempuan ISIS Berpotensi Kembali ke Eropa

Dengan dijatuhkannya vonis mati maupun penjara seumur hidup tersebut, menambah panjang daftar perempuan Turki yang dihukum oleh pengadilan Irak.

Sebelumnya pada Februari lalu, sebanyak 15 perempuan Turki dinyatakan bersalah telah bergabung dengan ISIS dan dijatuhi hukuman mati. Sebulan sebelumnya, pengadilan Irak juga memvonis mati seorang perempuan Jerman dan Turki.

Meski tidak ada laporan jumlah resmi, para pakar memperkirakan total sebanyak 20.000 orang telah ditahan di penjara Irak atas tuduhan bergabung dengan ISIS. Di antaranya termasuk 560 perempuan dan 600 anak-anak.

Undang-undang anti-terorisme Irak telah mengizinkan pengadilan menguhukum orang-orang yang diyakini terlibat dan membantu ISIS, bahkan saat mereka tidak dituduh melakukan serangan.

Baca juga: Bunuh Istri demi Gabung ISIS, Seorang Pria Dihukum Seumur Hidup

Badan Pengawas Hak Asasi Manusia (HRW) telah mendesak pemerintah Irak untuk lebih memprioritaskan penuntutan terhadap mereka yang diyakini melakukan kejahatan teroris serius.

HRW menyebut para perempuan yang dicurigai hanya sebagai anggota ISIS dan bukan pasukan tempur mereka telah mendapat hukuman paling berat setelah menikah dengan anggota ISIS dan dipaksa ikut menyeberang perbatasan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber AFP
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.