Kompas.com - 31/03/2018, 20:53 WIB
Asap membumbung tinggi di atas gudang penyimpanan bantuan pangan milik Program Pangan Dunia di Pelabuhan Hodeidah, di Yaman, Sabtu (31/3/2018). REUTERS/ARAB NEWSAsap membumbung tinggi di atas gudang penyimpanan bantuan pangan milik Program Pangan Dunia di Pelabuhan Hodeidah, di Yaman, Sabtu (31/3/2018).

AL HODEIDAH, KOMPAS.com - Kebakaran melanda pelabuhan Hodeidah di Yaman, pada Sabtu (31/3/2018) pagi. Api melahap gudang penyimpanan yang berisi bahan makanan dan bantuan lainnya dari Program Pangan Dunia (WFP) milik PBB.

Menurut saksi mata, dilansir Al Arabiya, kebakaran terjadi sejak pagi hari dan hingga pukul 11.00 pagi waktu setempat, petugas pemadam kebakaran belum juga mampu memadamkan api.

Kebakaran tersebut menghanguskan lima gudang yang menyimpan pasokan bantuan dari WFP di kota Hodeidah yang dikuasai Houthi.

Baca juga: Bantu Korban Perang di Yaman, Saudi Beri Cek Rp 12,7 Triliun ke PBB

Pemerintah Yaman yang diakui dunia internasional, menyesalkan insiden yang terjadi pada gudang penyimpanan bahan pangan dan bantuan untuk para korban perang tersebut.

Mereka menyerukan segera dilakukan penyelidikan untuk mengetahui asal mula munculnya api yang menyebabkan kebakaran, serta mencari pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut.

"Api sudah menghancurkan sejumlah besar bahan bakar dan bantuan kemanusiaan lain, termasuk bahan makanan," kata salah seorang staf Program Pangan Dunia PBB kepada Reuters.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Informasi dari petugas di pelabuhan, selain bahan makanan, gudang yang terbakar juga menyimpan ratusan ribu kasur yang sedianya ditujukan bagi para pengungsi yang terlantar akibat peperangan.

Kantor berita Saba yang dikelola Houthi melaporkan terjadinya musibah kebakaran di pelabuhan itu namun tidak menyebutkan asal mula munculnya api.

Dugaan sementara petugas pemadam kebakaran menyebut api berasal dari korsleting listrik. Namun otoritas Yaman menduga kebakaran tersebut disengaja.

Baca juga: Dalam 48 Jam, Koalisi Saudi Lancarkan 46 Kali Serangan Udara ke Yaman

Pelabuhan Hodeidah yang berbatasan dengan Laut Merah menjadi tempat menyimpan sejumlah barang-barang dari luar negeri dan digunakan sebagai gudang sebagian besar impor Yaman.

Gudang tersebut juga menjadi tempat bagi organisasi kemanusiaan untuk menyimpan sejumlah pasokan bantuan, mulai dari bahan bakar, minyak, bahan pangan, hingga bantuan lainnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X