United Airlines Berulah Lagi, Kali Ini Salah Kirim Anjing ke Jepang

Kompas.com - 15/03/2018, 13:57 WIB
Irgo (10), dengan menggunakan maskapai United Airlines, dia dikirim ke Kansas, Amerika Serikat, namun malah sampai ke Jepang karena tertukar. (Straits Times) Irgo (10), dengan menggunakan maskapai United Airlines, dia dikirim ke Kansas, Amerika Serikat, namun malah sampai ke Jepang karena tertukar. (Straits Times)

KANSAS CITY, KOMPAS.com - Setelah membuat seekor anak anjing mati, maskapai United Airlines kembali harus dihadapkan pada kesalahan lain yang masih terkait dengan hewan sepanjang pekan ini.

United Airlines menerbangkan seekor anjing peliharaan ke Jepang. Padahal, tujuan pengiriman seharusnya ke Wichita, Kansas, Amerika Serikat.

Dilansir dari CNN, Kamis (15/2/2018), keluarga Swindle pindah dari Oregon ke Wichita bersama dengan anjing kesayangan mereka jenis German Shepred, Irgo, yang berusia 10 tahun.

Insiden tersebut diketahui pada Selasa (13/3/2018) ketika Kara Swindle pergi untuk mengambil Irgo di fasilitas kargo milik United Airlines di Kansas City.

Baca juga : Insiden Kematian Anak Anjing, United Airlines Diselidiki Regulator

Bukannya bertemu dengan Irgo, dia malah mendapati seekor anjing jenis Great Dane yang seharusnya dikirim ke Jepang.

Irgo dan anjing itu sama-sama berada di Denver untuk transit, sebelum diterbangkan ke tujuan masing-masing.

"Mereka tidak tahu di mana anjing itu berada. Mereka tidak tahu sampai pukul 02.30 pagi pada Rabu kemarin, saat pesawat mendarat di Jepang," kata Swindle.

Dia mengatakan, Irgo yang baru pertama kali naik pesawat, tidak memiliki air dan makanan yang cukup untuk penerbangan selama 16 jam lebih menuju Jepang.

Selain itu, Irgo juga sedang menderita infeksi telinga dan kini belum minum obat dalam tiga hari.

Kabar baik diterima Swindle. Irgo telah sampai ke Narita, Jepang dengan keadaan sehat dan siap diterbangkan dengan pesawat pribadi sewaan, Kamis (15/3/2018) malam waktu setempat.

Baca juga : Ditaruh di Bagasi Kabin Pesawat, Anak Anjing Usia 10 Bulan Ini Mati

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X