Ditaruh di Bagasi Kabin Pesawat, Anak Anjing Usia 10 Bulan Ini Mati

Kompas.com - 14/03/2018, 11:17 WIB
Anak anjing usia 10 bulan mati setelah ikut dalam penerbangan United Airlines. (Facebook/June Lara) Anak anjing usia 10 bulan mati setelah ikut dalam penerbangan United Airlines. (Facebook/June Lara)

NEW YORK, KOMPAS.com — Seekor anak anjing mati setelah ikut dalam penerbangan maskapai United Airlines rute Houston-New York, Senin (12/3/2018).

Seorang saksi mata menyebutkan, pramugari meminta anak anjing jenis French Bulldog itu dimasukkan ke dalam tas khusus dan diletakkan di bagasi kabin pesawat.

Padahal, penerbangan tersebut ditempuh dengan durasi empat hingga lima jam.

"Malam ini, saya berada di dalam pesawat, di mana saya menyaksikan petugas penerbangan United Airlines meminta penumpang meletakkan anjingnya di dalam tas di bagasi kabin," tulis saksi mata bernama Maggie Gremminger di Twitter.

Baca juga: Majikannya Meninggal, Anjing Ini Tak Mau Pergi dari Rumah Sakit

"Ketika penerbangan telah berakhir, anjing itu ditemukan sudah mati di dalam tas," tambahnya.

Menurut keterangan Gremminger, awalnya, pemilik anjing terlibat perdebatan dengan pramugari. Namun, dia memilih mengalah setelah petugas meyakinkan kompartemen tersebut aman bagi anjing.

Anjing bernama Papcito itu menggonggong sekitar 30 menit setelah diletakkan di bagasi kabin, tetapi kemudian suaranya tak terdengar lagi.

Pemilik Papcito yang juga membawa dua anaknya tampak sedih setelah melihat anjingnya tak lagi bernyawa. Beberapa penumpang yang duduk di dekat sang pemilik juga kesal dengan insiden itu.

"Dia duduk di lantai, menangis, dan semua penumpang tertegun melihatnya," tulis Gremminger.

Baca juga: Bayi Usia Delapan Hari Tewas Diserang Anjing Peliharaan Keluarga

Penumpang yang duduk di belakang pemilik Papcito, Juna Lara, menyatakan hal yang sama dengan pernyataan Gremminger.

"Awak penerbangan UA1284 merasa hewan yang tidak bersalah itu dimasukkan ke dalam tas di bagasi kabin tanpa udara dan air," tulisnya di Facebook.

Manajemen United Airlines sedang menyelidiki kematian Papcito dan meminta maaf atas insiden tersebut.

Mereka memastikan, anak anjing seharusnya tidak ditempatkan di bagasi kabin pesawat.

"Ini adalah kecelakaan tragis yang seharusnya tidak pernah terjadi karena hewan peliharaan tidak boleh ditempatkan di bagasi kabin," tulis pernyataan United Airlines.

Maskapai memiliki kebijakan, semua hewan yang turut serta dalam penerbangan harus berada di tas khusus dan diletakkan di bawah kursi bagian depan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

AS Umumkan Kembangkan Vaksin untuk Lawan Wabah Virus Corona

AS Umumkan Kembangkan Vaksin untuk Lawan Wabah Virus Corona

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Asal Virus Corona Terungkap | 16 Negara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

[POPULER INTERNASIONAL] Asal Virus Corona Terungkap | 16 Negara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

Internasional
Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Internasional
Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Internasional
'Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas'

"Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas"

Internasional
Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Internasional
Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Internasional
China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

Internasional
Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Internasional
Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Internasional
Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Internasional
Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X